Berperan Jadi Pemulung dalam Film Pendek, Seniman Ini Menuai Banyak Pujian

Klikhijau.com - Sebuah film pendek berjudul “Yang Sebenarnya”, belakangan banyak di perbincangkan di Makassar. Film yang dirilis pada Juni 2019 ini sukses membuat banyak orang melelehkan air mata. Tid...

Berperan Jadi Pemulung dalam Film Pendek, Seniman Ini Menuai Banyak Pujian
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Sebuah film pendek berjudul “Yang Sebenarnya”, belakangan banyak di perbincangkan di Makassar. Film yang dirilis pada Juni 2019 ini sukses membuat banyak orang melelehkan air mata. Tidak percaya? Coba saja dibuka di Youtube dan bersiaplah menyeduh kerinduan pada sosok Ayah.

Yah, film berdurasi sekitar 13 menit ini memang bercerita tentang relasi seorang Ayah dan anaknya. Tentang anak yang punya impian dan keinginan kuat membantu orang tuanya mencari nafkah sejak kecil.

Mengambil lokasi syuting di kawasan TPA Antang, sementara ide ceritanya dibuat oleh seorang musisi lokal bernama Rere art2tonic.

Film pendek ini diproduksi oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI dan Paramedia Indonesia. Dengan menggunakan logat dan gaya bahasa khas Makassar, film ini seolah melibatkan kita masuk dalam alur kisahnya.

Menariknya, narasi kesedihan dalam film ini bukan karena kemalangan tokohnya yang pemulung nan miskin. Tetapi, pada etos kerja seorang “bapak” yang tidak pantang menyerah.

Ia melakukan apa saja untuk anaknya. Ia juga tidak ingin membuat anaknya “ikut-ikutan” bekerja. Ia ingin akanya banyak bermain dan belajar saja.

[irp posts="4764" name="Menggemaskan, Saat Masih 7 Tahun, Ryan Hasilkan Rp130 Juta dari Sampah"]

Kisah air mata

Bermula dari keinginan sang anak bernama Syamsir yang ingin memberikan hadiah pada ibunya yang ulang tahun. Ia menawarkan diri pada bapaknya agar bisa jadi buruh bangunan di suatu tempat demi gaji 50 ribu rupiah.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: