Mengurai Bahaya Limbah Detergen dan Cara Mengatasinya

Klikhijau.com – Mencuci pakaian tanpa menggunakan detergen. Rasanya agak ganjil. Detergen telah menjadi andalan untuk membersihkan pakaian dari noda. Terkadang pula, rasanya tidak cukup jika hanya...

Mengurai Bahaya Limbah Detergen dan Cara Mengatasinya
Bacakan Artikel

Selain membunuh biota air, masalah lain yang dibawah oleh limbah detergen adalah dapat menimbulkan banyak masalah lingkungan dan kesehatan manusia.

Kita semua tahu, hampir semua aaspek dan aktivitas manusia selalu membutuhkan air. Keberadaan limbah detergen dalam air dapat membunuh bakteri pengurai yang terdapat dalam air.

Masalahnya apabila bakteri pengurai mati, maka berbagai zat polutan yang merasuk ke dalam air tidak dapat diproses secara alami. Itu artinya dapat meracuni biota air yang bisa berdampak pada kematian beragam biota air itu sendiri.

Hal lain yang disebabkan leh pencemaran limbah detergen adalah eutrofikasi. Eutrofikasi adalah melimpahnya unsur hara yang dapat menyuburkan pertumbuhan gulma di air, misalnya eceng gondok. Unsur hara ini dapat berasal dari kandungan fosfat yang terdapat dalam detergen.

Tidak berhenti di situ saja, jika terpapar limbah detergen akan mengakibatkan iritasi kulit, mata, alergi, paru-paru, alergi, hingga yang paling parah dapat mengakibatkan kanker.

Hal yang perlu dilakukan

Karena berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan, maka  limbah ini tidak bisa serta merta dibuang sembarangan ke lingkungan.

Untuk mengurangi zat polutannya, maka limbah detergen perlu diolah terlebih dahulu. Ada beberapa metode yang dapat digunakan, di antaranya  menggunakan filter anaerobik, biofilter, dan membuat instalasi sistem pengelolaan limbah.

Hal paling mudah di antara ketiga metode tersebut adalah biofilter, karena sahabat hijau dapat menanam tanaman air yang dapat menyerap limbah, misalnya kiambang dan kangkong yang dapat mengurai limbah karena tanaman tersebut memiliki mikroba rhizosfer.

Cara lain untuk yang bisa ditempuh adalah mengurangi penggunaan detergen. Saat mencuci gunakan detergen secukupnya dan menghindari penggunaan pewangi atau pelembut pakaian.

Langkah selanjutnya adalah beralih menggunakan detergen ramah lingkungan. Saat ini sudah banyak beredar di pasaran. Detergen ramah lingkungan mampu dapat terurai secara alami. Karena umumnya bebas dari sedikit busa dan kandungan fosfat serta tidak menggunakan pewangi sintetis.

Salah satu bahan detergen ramah lingkungan adalah buah lerak. Untuk lebih jelasnya perihal buah ini bisa baca di SINI.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2