Mengenali Bahaya dan Ciri Tanah yang telah Tercemar Limbah B3

Klikhijau.com – Segala yang terbuang ke lingkungan berpotensi jadi bahan pencemar. Bahan-bahan itu bisa saja jadi penyebab pencemaran udara, air hingga tanah. Apabila lingkungan tercemar, maka damp...

Mengenali Bahaya dan Ciri Tanah yang telah Tercemar Limbah B3
Bacakan Artikel

Air yang tercemar akan buruk jika digunakan, sebab dapat memberikan pengaruh negatif yang berujung pada lahirnya berbagai penyakit yang berbahaya.

Lalu bagaimanakah ciri dan dampak dari  tanah telah tercemar limbah B3, berikut ulasan singkatnya:



  • Unsur hara hilang



Dalam perkembangan dan pertumbuhan mikrooranisme dan tumbuhan, maka keberadaan unsur hara sangat berperan penting.

Apabilah  unsur hara hilang, maka pertumbuhan dan perkembangan tak akan terjadi. Ada berbagai penyebab unsur hara tanah bisa menghilang, di antaranya adanya kontaminasi pestisida, logam, dan limbah cair industri maupun limbah rumah tangga.



  • Tingkat Ph atau keasaman sangat tinggi



Jika tanah mengalami pencemaran, makan tanah akan memiliki derajat keasaman yang tinggi. Apabila ini terjadi, tanah tersebut tak dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman, sehingga secara tak langsung tanah tersebut akan menganggur.


  • Tanah  tidak dapat diuraikan



Ketika tanah mengandung plastik atau bahan lain yang bebal tak mudah terurai dalam jumlah yang besar, maka secara otomatis tanah tersebut sudah masuk kategori tercemar.

Tanah yang diisi kantong plastik misalnya, ia akan sulit terurai di tanah. Ada  rantai karbon yang panjang, sehingga mikroorganisme akan sulit mengurainya.

Parahnya lagi, limbah dalam bentuk plastik, termasuk kantong plastik butuh waktu lama untuk terurai, bisa puluhan hingga ratusan tahun kemudian.



  • Kandungan mineral sangat sedikit



Agar tumbuhan dan hewan bisa berkembang dengan baik, maka yang dibutuhkan adalah tanah yang subur. Kategori tanah yang subur adalah yang mengandung banyak mineral, di antaranya  oksigen C-organik, fosfor, magnesium, kalium, kalsium, dan nitrogen.

Apabilah tanah  telah tercemar tercemar, maka jumlah kandungan mineral-mineral ini akan turun drastis dan sangat sedikit.

Penurunan itu disebakna karena tergantkkan dengan zat polutan yang kadarnya melebihi ambang batas yang dibutuhkan.

Nah, sahabat hijau itulah ciri dari tanah yang tercemar. Pertanyaannya seperti apa limbah B3 itu? Untuk menjawabnya maka sebaiknya kita merujuk pada Undang Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Berdasarkan UU di atas yang dimaksud dengan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Limbah bahan berbahaya dan beracun adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2