Mengenai Obesitas, Benarkah Fruktosa adalah Pemicunya?

Klikhijau.com – Obesitas atau berat badan berlebihan. Selama ini selalu dikaitkan dengan pola makan. Meski para ahli kesehatan masih berdebat alot dengan penyebab yang sebenarnya. Penyebabnya apaka...

Mengenai Obesitas, Benarkah  Fruktosa adalah Pemicunya?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Obesitas atau berat badan berlebihan. Selama ini selalu dikaitkan dengan pola makan. Meski para ahli kesehatan masih berdebat alot dengan penyebab yang sebenarnya.

Penyebabnya apakah kelebihan kalori, karbohidrat, atau lemak yang terkandung dalam makanan yang kita makan.

Obesitas sendiri adalah kondisi  terjadinya penumpukan lemak secara berlebihan di dalam tubuh seseorang.

Jika selama ini, masyarakat pada umumnya atau orang tua akan gembira bila melihat anaknya berpostur tubuh gemuk. Karena hal tersebut dianggap sehat dan menggemaskan, maka anggapan itu perlu perlahan disingkirkan. Karena bisa jadi itu adalah gejalah obesitas.

Angely dkk (2021) mengungkapkan jika pada tahun 2016, lebih dari 1,9 miliar dewasa yang berumur 18 tahun ke atas mengalami kelebihan berat badan. Dari jumlah tersebut lebih dari 650 juta orang dalam kondisi obesitas. Terdiri dari kelebihan berat badan sebesar 39% antara lain 39% terjadi pada pria dan 40% pada wanita.

Secara keseluruhan yang mengalami obesitas sekitar 13% populasi orang dewasa di dunia. Itu terdiri dari 11 persen pria dan 15 persen wanita.

Sementara itu,  pada anak-anak dan remaja yang berusia 5 hingga 19 tahun. Lebih dari 340 juta orang yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas.

Selanjutnya pada tahun 2019 sekitar 38,2 juta anak dibawah usia 5 tahun diperkirakan mengalami kelebihan berat badan maupun obesitas.

Secara nasional berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018. Masalah kelebihan berat badan pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong tinggi. Prevalensi  gemuk dan obesitas pada anak, yaitu sebesar 9,2 persen.


Karena itu, obesitas memang perlu mendapat perhatian untuk menanggulanginya. Dilansir dari Earth ada sebuah studi baru yang dipimpin oleh Dr. Richard Johnson dari CU Anschutz menawarkan perspektif berbeda dalam mengatasi obesitas, yakni mengurangi fruktosa.

Fruktosa merupakan monosakarida heksosa. Ia memiliki kemiripan dengan glukosa yang terdapat dalam buah-buahan, madu dan salah satu komposisi terbanyak dalam minuman ringan berkarbonasi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2