Mencegah Karhutla Indonesia dengan Spartan

Klikhijau.com – Karhutla Indonesia hampir setiap tahun terjadi. Karhutla atau Kebakaran Hutan dan Lahan adalah ancaman serius di musim kemarau. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mence...

Mencegah Karhutla Indonesia dengan Spartan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Sistem FDRS  ini sesungguhnya didasarkan pada sistem Fire Weather Index (FWI) dari Kanada. Namun, dalam penggunaan di Indonesia telah dilakukan kalibrasi indeks menggunakan catatan historis kondisi kebakaran hutan di Indonesia.

FDRS ini menurut  Agie terdiri dari enam indeks kerentanan yang terdiri dari tiga indeks kekeringan lapisan tanah, dan tiga indeks perilaku api (fire behaviour).

"Masing-masing indeks memiliki kontribusi dalam menggambarkan tiap aspek penting dalam peningkatan potensi terjadinya kebakaran hutan," ujarnya.

Tiga indeks FDRS

Labih lanjut, Agie menjelaskan ketiga indeks kekeringan lapisan tanah dalam sistem FWI yang dimaksud, yakni:



  • Indeks FFMC



FFMC atau fine fuel moisture code  akan  menggambarkan tingkat kekeringan dan kemudahan terbakar dedaunan kering dan alang-alang yang biasanya menutupi lantai hutan.


  • Indeks DMC



Duff moisture code adalah kepanjangan dari DMC. DMC ini menggambarkan tingkat kekeringan dan kemudahan lapisan tanah organik atau gambut pada kedalaman lima hingga 10 sentimeter serta bahan-bahan kayu ringan, misalnya ranting-ranting kecil.


  • Indeks DC



DC  merupakan singkatan dari dought code yang menggambarkan tingkat kekeringan lapisan tanah organik padat atau gambut yang biasannya berada pada kedalaman kurang dari 10 sentimeter dan bahan-bahan kayu berat seperti gelondongan kayu di permukaan tanah.

Selain tiga indeks tersebut, Agie juga menyebut 3 indeks perilaku api  dalam Spartan, yaitu Build Up Index (BUI), Initial Spread Index (ISI) dan Fire Weather Index (FWI):



  • Indeks  BUI



BUI atau build up index ini menggambarkan potensi jumlah bahan organik mudah terbakar akibat kekeringan.


  • Indeks  ISI



Initial spread index (ISI) inilah yang menunjukkan potensi kecepatan penyebaran api jika terjadi kebakaran hutan.

"ISI meunjukkan potensi kecepatan penyebaran api jika terjadi kebakaran hutan," jelasnya.



  • Indeks FWI



 Fire weather index atau FWI ini akan menggambarkan potensi intensitas api jika terjadi kebakaran hutan.

Nah, untuk memperoleh  informasi soal Spartan, masyarakat  bisa mengakses laman  di laman www. bmkg.go.id/cuaca/kebakaran-hutan.bmkg.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2