Menanam Kembali Hutan yang Gundul dengan Drone

Klikhijau.com - Pemanasan Global tengah menjadi masalah besar bagi kehidupan bumi dan isinya. Penurunan suhu bumi yang menyebabkan terjadinya bencana ekologis terlihat begitu menghawatirkan. Hal in...

Menanam Kembali Hutan yang Gundul dengan Drone
Bacakan Artikel

Profesor S.N. Omkar, kepala ilmuwan peneliti di Institut Sains India menjelaskan, “Keuntungan dengan drone adalah kami memiliki gambar sebelum menjatuhkan benih, dan dapat memberi geotag pada jalurnya.

Selanjutnya, setiap tiga bulan sekali, kami dapat terbang di atas area itu dan melihat dampak dari menjatuhkan benih,” kata Omkar dikutip dari treehugger.

Aktivitas reboisasi ini nantinya akan dilakukan secara rutin setiap tahunnya selama 3 tahun berturut-turut. Proses pemantauan nantinya akan rutin dilakukan setiap 3 bulan di kawasan hutan. Penanaman kembali hutan seluas 10.000 hektare dianggap menjadi fase awal dari perjuangan pelestarian hutan di India.

Wilayah perbukitan Doddaballapur dulunya merupakan wilayah hijau yang menjadi ekosistem terbaik di Bangalore India. Kawasan hutan ini merupakan rumah bagi habitat beragam spesies burung, kupu-kupu, dan monyet. Namun, selama beberapa tahun terakhir wilayahnya kian tandus dan jarang ditumbuhi pepohonan.

Pemanfaatan drone dalam aktivitas penghijauan bukan lagi termasuk hal baru. Pada tahun 2014, sekelompok pemerhati lingkungan yang menamakan dirinya BioCarbon Engineering melakukan persemaian bibit pohon hutan dan mangrove dengan bantuan drone.

Pemanfaatan drone dianggap sangat efektif dalam penebaran benih pohon, jauh lebih cepat dan murah daripada dengan cara manual.

Susan Graham, CEO dari BioCarbon Engineering menjelaskan, “Kami telah memulainya pada tahun 2014, dan kami telah menanam sejak tahun 2016, saat ini kami memiliki lebih dari 100.000 pohon yang tumbuh di Australia dan Myanmar.

BioCarbon Engineering sedang meningkatkan restorasi ekosistem secara global, dengan teknologi kami, kami dapat menanam 150 kali lebih cepat dan sepuluh kali lebih murah daripada metode penanaman yang digunakan saat ini,” jelasnya dikutip dari Impakter.

Menarik dinantikan penemuan teknologi apa lagi yang kedepannya akan ditemukan manusia. Semoga itu digunakan untuk kebaikan bersama dan demi menjaga kelestarian bumi kita.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2