Menanam Kembali Hutan yang Gundul dengan Drone

Klikhijau.com - Pemanasan Global tengah menjadi masalah besar bagi kehidupan bumi dan isinya. Penurunan suhu bumi yang menyebabkan terjadinya bencana ekologis terlihat begitu menghawatirkan. Hal in...

Menanam Kembali Hutan yang Gundul dengan Drone
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pemanasan Global tengah menjadi masalah besar bagi kehidupan bumi dan isinya. Penurunan suhu bumi yang menyebabkan terjadinya bencana ekologis terlihat begitu menghawatirkan.

Hal ini diperparah oleh laju penebangan hutan yang massif dan menghancurkan ekosistem kehidupan di sekitar hutan. Produksi oksigen dan udara sehat begitu mengkhawatirkan di beberapa wilayah. Belum lagi kekeringan yang melanda di musim kemarau dan banjir di musim penghujan.

Sementara itu, dikutip dari Mongabay, University of Maryland (UMD) dan World Resources Institute (WRI) merilis data hasil riset di tahun 2019 yang menunjukkan sebanyak 3,75 juta hektar hutan primer telah ditebangi sepanjang tahun di seluruh dunia.

Untuk memperbaiki kerusakan bumi, berbagai komunitas pemerhati lingkungan secara rutin melakukan aktivitas penanaman pohon kembali di daerah-daerah yang mengalami penggundulan dan bencana kebakaran.

Aktivitas ini sedikit banyak telah membantu memulihkan kawasan hutan yang rusak. Ada banyak cara yang dilakukan kelompok ini, mulai dari menanam langsung hingga memanfaatkan teknologi.

Barangkali, aktivitas penanaman pohon massal yang cukup menarik perhatian adalah penggunaan drone sebagai penyebar benih pohon. Drone selalu diidentikkan dengan alat untuk mengambil gambar atau landscape dari atas. Namun, sekelompok ilmuwan di India melakukan inovasi dengan memanfaatkan drone untuk menyebarkan benih pohon di wilayah hutan yang gundul.

Ilmuwan yang berasal dari Institut Sains India tengah melakukan ujicoba meyebarkan ribuan benih pohon menggunakan drone untuk menghijaukan wilayah hutan yang tandus.

Ribuan bibit pohon ini disebar di wilayah perbukitan Doddaballapur, Bangalore India. Area seluas 10.000 hektar dijadikan lahan ujicoba penghijauan ini.

Drone alternatif penghijauan

Penggunaan drone dianggap akan sangat memudahkan aktivitas penyemaian bibit pohon. Sebab, wilayah perbukitan memiliki lereng bukit yang curam sehingga menyulitkan ilmuwan menanam pohon secara langsung.

Kemampuan drone yang mampu terbang beberapa puluh meter diatas tanah dengan beban yang ringan menjadikannya pilihan utama dalam proyek ini.

Drone menerbangkan ribuan bibit pohon yang akan dijatuhkan berkala sehingga penyebaran bibit akan merata. Dengan drone, para ilmuwan ini mampu melacak perkembangan tunas pohon pada bibit yang telah disebar, serta melihat lokasi pasti dari persemaian bibit pohon sebagai perbandingan, untuk menentukan faktor apa dan jenis pohon apa yang bereaksi paling baik terhadap penanaman.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2