Memerangi Perubahan Iklim dengan Rekayasa Spesies Baru, Bisakah?
Klikhijau.com - Teknologi Pengeditan Gen CRISPR diyakini oleh Jennifer Doudna dapat digunakan untuk memerangi perubahan iklim. Perubahan iklim adalah salah satu peristiwa yang sangat meresahkan dan...
Klikhijau.com - Teknologi Pengeditan Gen CRISPR diyakini oleh Jennifer Doudna dapat digunakan untuk memerangi perubahan iklim.
Perubahan iklim adalah salah satu peristiwa yang sangat meresahkan dan menjadi sorotan dunia. Kedatangannya adalah bencana bagi sebagian besar makhluk hidup.
Karenanya, diperlukan satu terobosan baru untuk mengatasinya. Dan Pengeditan Gen CRISPR diyakini jadi jembatan untuk mengatasi perubahan iklim.
Sososk di balik teknologi pengeditan Gen CRISPR adalah Doudna. Ia merupakan salah satu ilmuwan di balik teknologi pengeditan gen CRISPR. Ia mengatakan bahwa saat ini, teknologi tersebut sedang banyak dicoba oleh para peneliti dalam studi klinis.
[irp]
Menariknya teknologi tersebut tidak hanya diramalkan mampu mengatasi permasalahan perubahan iklim. Namun, juga mampu mengatasi masalah-masalah besar lainnya yang dihadapi umat manusia.
Kecanggihan teknologi pengeditan gen CRISPR adalah memungkinkan pengeditan genom organisme hidup.
Caranya adalah dengan melalui modifikasi. Dengan modifikasi itu, maka para peneliti dapat menghasilkan gen yang lebih adaptif terhadap lingkungan.
Tidak hanya itu, dengan modifikasi pula, dapat mendukung ekosistem apa adanya. Itu artinya jika pengeditan gen CRISPR bisa benar-benar diterapkan, maka perubahan iklim bisa diatasi.
Melalui penemuan tersebut Doudna dan rekannya, Emmanuelle Charpentier pada tahun 2020 lalu menerima hadiah Nobel.
[irp]