Memahami 3 Simbiosis dalam Interaksi: Mutualisme, Komensalisme, dan Parasitisme

Klikhijau.com – Dalam kehidupan ini, terjadi interaksi satu sama lain. Interaksi menunjukkan bahwa setiap makhluk saling membutuhkan satu sama lainnya. Manusia berinteraksi dengan manusia lainnya,...

Memahami 3 Simbiosis dalam Interaksi: Mutualisme, Komensalisme, dan Parasitisme
Bacakan Artikel

Contoh lainnya dapat diamati pada interaksi antara tanaman anggrek dan pohon mangga. Anggrek mendapat keuntungan karena memiliki tempat untuk tumbuh, mendapatkan sinar matahari, air serta zat-zat untuk melakukan proses fotosintesis, dengan menempel pada pohon mangga. Sementara pohon mangga tidak dirugikan dalam hal apa pun.


  1. Simbiosis parasitisme


Simbiosis yang terakhir ini menarik dan kerap tidak disenangi alias bertendensi negatif. Pasalnya, simbiosis parasitisme adalah keterbalikan dari simbiosis mutualisme.

Simbiosis parasitisme merupakan kondisi ketergantungan yang terjadi ketika pihak yang satu mendapat keuntungan namun merugikan pihak lainnya. Atau dengan kata lain, terdapat satu pihak yang dikorbankan atau dirugikan.

Ambil contoh simbiosis ini terjadi pada nyamuk dan manusia. Nyamuk mendapat keuntungan dengan mengisap darah dari manusia, sedangkan manusia dirugikan karena dapat terjangkit penyakit berbahaya.

Contoh lainnya dapat diamati pada lalat dengan buah. Lalat mendapatkan makanan dari buah sekaligus bisa berkembang biak di buah. Buah yang dihinggapi lalat merugi karena akan membusuk.

Ya, jadi itulah tadi tiga jenis simbiosis yang terjadi di kehidupan. Ketiganya memberi pelajaran penting bagi manusia betapa simbiosis yang paling baik adalah yang tidak merugikan salah satu pihak. Semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2