Melindungi Biodiversitas Laut dan Pesisir Indonesia Melalui Kolaborasi Riset

Klikhijau.com - Sebagai pusat biodiversitas laut, Indonesia berada pada situasi yang cukup mengkhawatirkan. Itu karena Indonesia juga menjadi wilayah yang paling terancam kelestarian biodiversitasn...

Melindungi Biodiversitas Laut dan Pesisir Indonesia Melalui Kolaborasi Riset
Bacakan Artikel

Untuk saat ini Indonesia tercatat memiliki 16 spesies seagrass, 2118 spesies reef fish, 590 spesies stony corals, 45 spesies mangrove, 782 spesies macroalgae, 850 spesies sponges, 2.500 mollusca, 1500 crustacea, 745 spesies echinoderms dan masih banyak lagi. Boleh dibilang tak terhitung.

Karena itulah,ย  Bambang mengingatkan sebagai pusat biodiversitas laut, kelestraian kelestarian biodiversitasnya menjadi sangat terancam oleh perubahan.

โ€œPerubahan iklim akan menyebabkan kondisi laut mengalami peningkatan suhu dan keasaman, anomali salinitas, dan penurunan kadar oksigen yang dapat berpengaruh signifikan pada penurunan jumlah dan kualitas hayati laut, oleh karena itu upaya perlindungan harus dimulai dari sekarang,โ€ jelas Bambang.

[irp]

Penjelasan Bambang itu terungkap dalam International Symposium on Coastal and Marine Biodiversity (ISCOMBIO) 2020 โ€œPresent and Future of Indonesian Coastal and Marine Biodiversity as a National Treasureโ€ yang diselenggarakan secara daring, Kamis, 17 September 2020.

Melindungi melalui riset

Lalu apa yang harus dilakukan untuk melindungi biodiversitas laut dan pesisir Indonesia. Agar tidak mengalami kepuhanan yang hanya akan jadi sejarah.

Tentang keresahan itu, ย Bambang memberikan jawaban, yakni dengan riset. Ia menegaskan riset bukan hanya untuk kepentingan ilmiah, namun juga untuk melindungi biodiversitas pesisir dan kelautan dari kepunahan.

"Kolaborasi adalah salah satu solusi yang sangat penting mengingat kurangnya ahli taksonomi kelautan di Indonesia, dan Indonesia sangat terbuka akan hal ini,โ€ tambahnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: