Melindungi Biodiversitas Laut dan Pesisir Indonesia Melalui Kolaborasi Riset

Klikhijau.com - Sebagai pusat biodiversitas laut, Indonesia berada pada situasi yang cukup mengkhawatirkan. Itu karena Indonesia juga menjadi wilayah yang paling terancam kelestarian biodiversitasn...

Melindungi Biodiversitas Laut dan Pesisir Indonesia Melalui Kolaborasi Riset
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Tentang keresahan itu,  Bambang memberikan jawaban, yakni dengan riset. Ia menegaskan riset bukan hanya untuk kepentingan ilmiah, namun juga untuk melindungi biodiversitas pesisir dan kelautan dari kepunahan.

"Kolaborasi adalah salah satu solusi yang sangat penting mengingat kurangnya ahli taksonomi kelautan di Indonesia, dan Indonesia sangat terbuka akan hal ini,” tambahnya.

Kolaborasi riset dan pemanfaatan fasilitas infrastruktur penelitian akan perperan penting,  seperti Pusat Penelitian Laut Dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang berada di Ambon, Maluku.

“Pemanfaatan infrastruktur riset laut dalam yang dimiliki LIPI sangat berperan penting. Saya harap, LIPI dapat terus memperluas jaringan dan kolaborasi dalam riset pengelolaan kekayaan hayati laut Indonesia,” tuturnya.

LIPI, menurut  Laksana Tri Handoko selaku kepala dari lembaga  tersebut, akan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya penelitian, pelestarian dan pengelolaan ekosistem, dan keanekaragaman hayati laut dan pesisir Indonesia.

“LIPI berkomitmen untuk mendukung riset, pengembangan dan pengelolaan biodiversitas pesisir dan laut Indonesia dengan meningkatkan fasilitas dan infastruktur riset kelautan yang juga akan terus kita buka untuk dapat digunakan oleh publik,” terang Handoko.

Kekayaan  biodiversitas laut dan pesisir Indonesia menurutnya,  saat ini belum diiringi dengan eksplorasi, pengelolaan, dan pemanfaatan yang maksimal. Dalam hal ini, kolaborasi riset merupakan salah satu langkah yang sangat penting dan dibutuhkan.

Ia juga mengungkapkan , masih banyak biodiversitas laut dan pesisir yang belum tereksplorasi.

“Kolaborasi para ahli baik dari nasional maupun internasional sangatlah penting. Tujuannya untuk mendorong kajian ilmiah dan mendiskusikan persoalan kelautan. Juga meningkatkan kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan biodiversitas laut dan pesisir,” tutup Handoko.

Hmmm, semoga kolaborasi riset bisa menyelamatkan kekayaan laut dan pesisir Indonesia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2