Melihat Upaya Petani Cabai di Lampung Berpihak Pada Lingkungan

Klikhijau.com – Pekerja yang paling dekat dengan alam atau lingkungan adalah petani. Setiap hari mereka bersentuhan dengan tanah, tumbuhan, bahkan hama. Petani merupakan ujung tombak dari asap dapu...

Melihat Upaya Petani Cabai di Lampung Berpihak Pada Lingkungan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com – Pekerja yang paling dekat dengan alam atau lingkungan adalah petani. Setiap hari mereka bersentuhan dengan tanah, tumbuhan, bahkan hama.

Petani merupakan ujung tombak dari asap dapur. Hampir semua yang diolah di dapur berasal dari lahan pertanian yang dihasilkan oleh petani.

Namun, petani menjadi pekerjaan yang tidak menggiurkan dan cenderung terpinggirkan. Bukan hanya dalam hal penghasilan, tapi juga dalam hal teknologi.

Sangat banyak petani yang menggarap ladangnya dengan cara tradisional dan peralatan sederhana pula.

Padahal, teknologi sangat dibutuhkan oleh petani, terutama teknologi yang ramah lingkungan. Karena hal itu bisa mengefisenkan waktu dan meringankan beban kerja, juga bisa menyelamatkan lingkungan.

Teknologi ramah lingkungan inilah yang coba diterapkan oleh petani di Lampung, tepatnya Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Provinsi Lampung.

Daerah tersebut merupakan daerah penghasil cabai terbesar di Lampung. Hanya saja kendala yang dihadapi petani adalah masalah irigasi.

Karena hamparan lahan seluas 450 hektare  sebagian besar merupakan lahan kering. Itulah sebabnya  diperlukan sarana irigasi yang memadai guna mendukung pengembangan kawasan cabai di daerah itu.

Beruntunglah, pemerintah melihat potensi Desa Trimulyo sebagai lumbung cabai. Sehingga membuat pemerintah pusat bersinergi dengan pemerintah daerah dan BUMN untuk membangun fasilitas yang dapat membantu para petani cabai di desa tersebut.

Cara yang ditempuh oleh pemerintah adalah memberi bantuan berupa teknologi irigasi bertenaga surya. Beberapa waktu lalu Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meresmikan irigasi dengan pompa air bertenaga surya itu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2