Mayfly, Serangga Berumur Pendek yang Menjadi Indikator Perairan

Klikhijau.com – Serangga air yang satu ini. Memiliki waktu hidup di dunia ini yang sangat singkat. Hanya kurang lebih 24 jam saja. Setelah 24 jam. Ia akan mengembuskan napasnya yang terakhir. Meski...

Mayfly, Serangga Berumur Pendek yang Menjadi Indikator Perairan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Serangga air yang satu ini. Memiliki waktu hidup di dunia ini yang sangat singkat. Hanya kurang lebih 24 jam saja.

Setelah 24 jam. Ia akan mengembuskan napasnya yang terakhir. Meski berumur pendek, serangga bernama mayflies atau mayfly, yang juga dikenal dengan nama lalat capung ini memiliki keunikan dan beragam manfaat.

Mayfly benar-benar serangga yang memanfaatkan umurnya yang pendek. Apalah gunanya umur panjang bila tidak bermanfaat. Kira-kira begitulah prinsip serangga yang satu ini

Pada umurnya yang pendek itu, salah satu manfaat lalat capung adalah menjadi indikator lingkungan perairan.

[irp]

Jika ada perairan yang disinggahi atau dijadikan “rumah” maka sudah pasti perairan tersebut bebas dari pencemaran atau polutan.

Iya, masa hidupnya sebagian besar dihabiskan di dalam air tawar. Kehadirannya merupakan indikator dari polutan dan perubahan iklim.

Siklus hidup mayfly

Siklus hidupnya cukup menarik, karena seekor lalat capung akan terlahir terlebih dahulu sebagai nimfa. Nah, dari nimfa inilah mereka kemudian berkembang menjadi subimago.

Subimago merupakan   fase serangga ini belum mencapai kematangan secara seksual. Sementara ketika telah menjadi imago maka serangga ini telah mencapai kematangan seksual.

Lalat capung menjadi  salah satu serangga metamorfosis tidak sempurna. Hidupnya terdiri dari dua fase berbeda, yaitu fase ketika berada di air dan ketika berada di darat.

Embriogenesis dan nimfa ini hidup pada  fase berada di dalam air, sementara subimago dan imago termasuk  fase metamorfosis yang hidup di darat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2