Limbah, Definisi dan Jenis-Jenisnya yang Perlu Diketahui

Klikhijau.com โ€“ Limbah! Kita sering mendengar istilah ini setiap saat untuk mengidentifikasi sesuatu yang berbahaya atau berkaitan dengan pencemaran lingkungan. Apa saja jenis-jenis serta bagaimana de...

Limbah, Definisi dan Jenis-Jenisnya yang Perlu Diketahui
Bacakan Artikel

Untuk diketahui, limbah berbeda dengan sampah. Namun sampah sendiri termasuk dalam limbah. Setiap kegiatan di muka bumi ini selalu menghasilkan limbah maupun sampah. Berikut jenis-jenisnya yang perlu diketahui.

Jenis berdasarkan sumbernya

1. Domestik

Limbah domestik adalah benda atau zat yang dihasilkan dari sisa kegiatan rumah tangga, sekolah pasar dan tempat-tempat umum. Contohnya: botol plastik, sisa makanan, kaleng, air sabun bekas dan lainnya.
2. Non-Domestik

Limbah non-domestik meliputi yang dihasilkan dari industri, pabrik, perikanan, peternakan, pertanian, medis dan sabagainya.

[irp]

Berdasarkan Senyawanya

1. Organik

Limbah organik adalah zat yang mengandung senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup, seperti kotoran hewan, buah-buahan yang busuk.
2. Non Organik.

Limbah ini merupakan yang sangat sulit untuk terurai seperti kaca, styrofoam, plastik dan lainnya.
3. B3

Limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung B3.

Yang dimaksud dengan Bahan Berbahaya dan Beracun adalah zat, energi, komponen yang karena sifat, konsentrasi dan jumlahnya secara langsung dan /atau tidak dapat mencemarkan/ berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia baik secara langsung dan tidak langsung.

[irp]

Berdasarkan Karakteristik

Limbah memiliki karakteristik tersendiri. Tujuannya untuk memudahkan dalam proses pengolahannya dan mengetahui bagaimana pemanfaatannya agar tidak merugikan lingkungan.
1. Limbah Industri

Industri menghasilkan limbah skala besar yang tentu dapat berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan. Oleh sebab itu, sisa pembuangan industri diatur dengan baik agar tidak berdampak secara ekologis. Berikut yang dihasilkan industri:


  • Cair



Limbah cair biasanya banyak dibuang di sungai atau selokan karena bentuknya yang cair dan dianggap dapat dibuang dengan dialirkan begitu saja. Contoh dari kategori ini adalah bekas pewarnaan kain yang biasanya terdapat pada industri tekstil.

Tidak hanya itu biasanya cairan sisa cairan pewarna juga berasal dari industri rumahan yang masih sejenis dengan tekstil yaitu batik. Pada saat proses membatik akan ada beberapa tahapan pewarnaan. Biasanya terdapat beberapa zat warna yang terbuang saat proses pencelupan.

[irp]



  • Padat



Limbah padat yang dihasilkan oleh industri biasanya berupa padatan berbentuk lumpur, bubur, atau yang masih padat. Seperti plastik, besi, label, dan sisa โ€“ sisa kantong dan lainnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: