KPH Bisa Jadi Solusi Permanen Mengatasi Karhutla Berbasis Tapak

Klikhijau.com –  Melibatkan  Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dalam mengatasi karhutla dianggap solusi yang baik. Apalagi Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono menyampaikan, telah dilaksanakan a...

KPH Bisa Jadi Solusi Permanen Mengatasi Karhutla Berbasis Tapak
Bacakan Artikel

Tidak hanya itu, integrasi sejumlah program dan instansi terkait pencegahan karhutla yang bergerak bersama masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam antisipasi pencegahan Karhutla.

Provinsi Kalimantan Barat mempunyai 14 UPTD dan 28 unit KPH Produksi yang mengelola areal seluas 5,09 juta ha, dari anggaran APBD. KPH Produksi Kubu Raya sendiri mempunyai luas wilayah kerja 317.403 Ha, yang kelembagaannya telah terbentuk sejak tahun 2017.

Rancang 60 resor KPH

Lewat sambungan video conference yang berlangsung hampir tiga jam tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyambut baik gagasan antisipasi karhutla berbasis tapak. Menurutnya di Kalbar sudah memiliki program serupa yang dapat disinergikan dalam mengatasi karhutla.

“Kami sudah merancang untuk membangun 60 resor KPH yang disandingkan dengan 87 Desa Mandiri yang sudah terbentuk, yang salah satu targetnya adalah mandiri secara lingkungan atau bebas dari karhutla,” ucap Sutarmidji.

[irp]

Menurut Sutarmidji, Pemerintah Provinsi Kalbar menargetkan memiliki 159 desa mandiri pada 2020. Pada 2019, jumlah desa mandiri yang berhasil dibentuk sebanyak 87 dari 2.031 total desa di Kalbar.

Soal SDM yang bekerja di KPH, Sutarmidji menegaskan agar diisi oleh tenaga profesional dan kompeten bidang kehutanan. Kalau bisa yang berasal dari lulusan fakultas kehutanan.

Gubernur Kalbar juga   mengusulkan kepada KLHK  dapat bersinergi dengan Kementerian Ristek Dikti. Tujuannya agar mahasiswa dari jurusan kehutanan dapat magang atau bekerja di resor KPH selama waktu tertentu sebagai pengganti tugas akhir skripsi di kampusnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: