Kopi dan Manifestasi Rasa Pahit yang Tertinggal

Klikhijau.com – Kopi itu pahit – ini terasa ambigu, demi tak menyebutnya problematis. Kadang, bahkan selalu terdengar di seantero warung kopi. Beberapa dari pencinta kopi bisa saja 'memaki' atas pa...

Kopi dan Manifestasi Rasa Pahit yang Tertinggal
Bacakan Artikel
Wahdyuddin Yunus

Pendiri Jurnal Warung Kopi yang aktif sebagai pemerhati lingkungan sekaligus pegiat seni

Lalu dari mana sumber rasa pahit kopi?

Ternyata bermula lewat pemanasan biji kopi ditemukan serangkaian reaksi kimia yang mengubah Asam Klorogenik menjadi Cholorogenic lalu terbentuk Acid Lactone.

Kemudian bila pemanasan terus berlangsung, akan menghasilkan senyawa hasil pemecahan Lactone  yang dinamakan dengan Phenylindane. Hasil pemecahan kedua inilah yang turut andil dan bertanggung jawab atas munculnya rasa pahit pada kopi.

Mungkin tampak rumit dan sedikit ilmiah bagi masyarakat awam. Tapi sesungguhnya dibalik itu semua penikmat kopi tak rela menjauh dari pahitnya kopi.

Sesekali bolehlah juga menjiwai apa yang kita minum.

Dalam kekangan jiwa terpatri manifestasi rasa. Dari sana tergambar, seindah apapun hidup terukir, sesempurna apapun hidup yang terjalani dapatkah ia bermakna tanpa ada rasa pahit ?

Sebaiknya tetap menjaga asa kenikmatan ngopi di tengah lidah, meski Rasa manis selalu datang menggoda.

Kesadaran ikut bersenyawa. Bukankah kopi itu nikmat karena rasa pahitnya. Jangan lupa, setelah minum kopi jangan dibuang ampasnya, cek manfaatnya di SINI!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2