Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya

Klikhijau.com - Biawak komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia dan hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bobotnya memang mencengankan yakni mencapai lebih dari 80 kilogram. Perawaka...

Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Biawak komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia dan hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bobotnya memang mencengankan yakni mencapai lebih dari 80 kilogram. Perawakannya yang raksasa itulah membuatnya jadi perhatian dunia saat ini.

Keberadaan biawak komodo ditemukan pertama kali tahun 1910 oleh J.K.H. Van Steyn. Selanjutnya diperkuat oleh P.A Ouwens tahun 1920, seorang kurator dari Museum Zoologi Bogor yang kemudian menyematkan nama ilmiah pada komodo yakni Varanus komodoensis.

Nama ilmiah tersebut mengacu pada nama tempat ditemukannya satwa terbesar yaitu Pulau Komodo. Masyarakat setempat biasa menyebut komodo dengan ora. Di kawasan lain, disebut mbou/mbau, rugu atau buaya darat. Dalam bahasa Inggris satwa ini dikenal dengan sebutan komondo monitor atau komodo dragon.

Begitulah, sejarah singkat Komodo di Indonesia yang dikagumi wisatawan asing. Di balik keberadaannya, komodo memiliki siklus hidup yang menarik dan jarang diketahui.

[irp posts="2153" name="Komodo dan 10 Hewan Langka Indonesia yang Terancam Tiada"]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: