Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya

Klikhijau.com - Biawak komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia dan hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bobotnya memang mencengankan yakni mencapai lebih dari 80 kilogram. Perawaka...

Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya
Bacakan Artikel

Siklus hidup komodo terdiri dari fase telur, tetesan, anakan hingga dewasa. Dalam tiap fasenya, komodo memiliki karakter yang berbeda-beda, termasuk morfologi, tingkah laku hingga jenis makanannya.

Populasinya yang terkendali oleh mekanisme alami

Komodo betina meletakkan telurnya dalam sarang pada bulan Agustus atau September dan menetas sekitar bulan Februari hingga April. Dalam sekali bertelur, seekor komodo betina dapat menghasilkan 24 butir telur atau maksimal 38 butir.

Faktanya, hanya sekitar 15 persen saja dari jumlah telurnya yang akan bertahan hidup hingga dewasa. Rendahnya harapan hidup menjadi mekanisme alamiah yang dapat mengontrol jumlah populasi komodo dalam ekosistem.

Saat baru menetas langsung memanjat pohon

Saat baru menetas, komodo berwarna relatif cerah dengan kombinasi hitam bercampur aksen kuning dan jingga. Panjang tubuh tetesan komodo sekitar 40 cm dengan berat rata-rata 100 gram.

Segera setelah menetas, tetesan akan memanjat pohon terdekat yang ada di sekitar sarangnya untuk menghindari pemangsa, termasuk komodo lain yang lebih besar.

Merayap ke tanah setelah bobot tubuhnya memadai

Sampai usia setahun, tetesan komodo hidup di pohon dengan memakan serangga, kadal kecil dan telur burung. Setelahnya, mereka akan mulai turun untuk menjelajah permukaan tanah dan mulai mencari makanan yang lebih besar seperti telur ayam, telur burung gosong, ular dan mamalia kecil.

Terkadang masih memanjat pohon demi menghindari pemangsa. Saat bobotnya sudah mencapai 20 kg, mereka mulai hidup di tanah sepenuhnya dan menggunakan strategi "menunggu dan menyergap" dalam mencari mangsanya.

Komodo dan sikapnya yang penyendiri

Komodo merupakan hewan soliter (penyendiri), jarang sekali mereka ditemukan hidup berkelompok.

Komodo dewasa yang berat badannya setidaknya 20 kg dan kondisi siap kawin biasanya tinggal di daerah lembah tanpa berinteraksi satu sama lain, kecuali saat memburu mangsa serta saat masuk musim kawin.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: