Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya

Klikhijau.com - Biawak komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia dan hanya terdapat di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bobotnya memang mencengankan yakni mencapai lebih dari 80 kilogram. Perawaka...

Komodo dan 8 Pelajaran Filosofis dari Siklus Hidupnya
Bacakan Artikel

Mereka adalah satwa pemakan daging yang bisa memakan mangsa dengan berbagai ukuran, mulai dari serangga, telur, reptil, burung, babi hutan, rusa, kuda hingga kerbau. Bahkan terkadang memangsa sesama komodo.

Strategi memangsa dan racunnya yang mematikan

Komodo dewasa berburu dengan strategi menunggu di balik semak dan menyergap saat mangsa lewat.

Meski seringkali gagal, mangsa yang berhasil tergigit komodo dalam hitungan hari akan mati akibat luka dan infeksi dari bakteri yang terkandung di air liur komodo.

Buruan besar seperti kerbau biasanya dimakan oleh beberapa ekor komodo hingga habis tak tersisa.

Musim kawinnya yang teratur

Musim kawin komodo berlangsung pada bulan Juni-Agustus. Selama musim kawin ini, komodo jantan dewasa dapat menjelajah hingga tiga kali lebih jauh dari jarak biasanya demi mencari betina.

Setelah lewat musim kawin, komodo betina akan menggali sarang untuk bertelur yang umumnya dilakukan pada bulan Agustus.

Fase membuat sarang adalah pertaruhan bagi komodo betina

Saat menyiapkan sarang adalah fase paling unik dimana terjadi kompetisi antar komodo betina. Hal ini menyebabkan tidak setiap tahun komodo betina dapat bersarang.

Komodo betina yang berhasil membuat sarang akan selalu terlindung dari pemangsa. Bertelur serta menyiapkan dan menjaga sarang bukanlah tugas yang mudah.

Selama melakukan tugas ini, komodo betina seringkali kesulitan untuk pergi berburu sehingga mengakibatkan ia menjadi sangat kurus setelah aktivitas reproduksinya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2