KKMD Sulsel Perkuat Peran Daerah untuk Rehabilitasi dan Pelestarian Mangrove

Klikhijau.com – Kelompok Kerja Mangrove Daerah Sulawesi Selatan (KKMD Sulsel) semakin intens menguatkan peran para pihak dalam upaya pelestarian mangrove di Sulawesi Selatan. Terbaru, jajaran KKMD...

KKMD Sulsel Perkuat Peran Daerah untuk Rehabilitasi dan Pelestarian Mangrove
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kelompok Kerja Mangrove Daerah Sulawesi Selatan (KKMD Sulsel) semakin intens menguatkan peran para pihak dalam upaya pelestarian mangrove di Sulawesi Selatan.

Terbaru, jajaran KKMD Sulsel melakukan koordinasi di empat Kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Pangkep, Barru, Wajo dan Kabupaten Bantaeng.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) KKMD Sulsel, Dr. Ir. Andi Tenriola Rivai, M.Si., beserta jajarannya berkoordinasi dengan empat kabupaten tersebut, sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang mengintensifkan upaya-upaya perlindungan dan rehabilitasi mangrove di Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, KKMD Sulsel bekerjasama dengan Yayasan Hutan Biru (Blue Forest) telah menggelar Training of Trainer (TOT) pelestarian mangrove. TOT yang digelar pada Oktober 2025 ini bertujuan untuk memberi pengetahuan lanjutan bagi para pegiat dan praktisi mangrove di Sulsel mengenai model rehabilitasi berbasis Ecological Mangrove Rehabilitation (EMR).

Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Dalam kunjungannya di Kabupaten Barru dan Kabupaten Bantaeng, KKMD Sulsel bertemu dengan para Bupati. Kedua kepala daerah setempat menyambut baik niatan kolaborasi dan terutama komitmen politik mendorong pembangunan daerah dengan tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem mangrove.

“KKMD Sulsel sedang mencari area pesisir di Sulsel yang dapat dijadikan pilit project rehabilitasi mangrove bekerjasama dengan Blue Forest. Area ini nantinya akan menjadi kawasan percontohan bagaimana ekosistem mangrove terintegrasi dengan tambak,” jelas Andi Tenriola.

Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan KKMD Sulsel pada Selasa 11 November 2025 di rumah pribadinya di Bantaeng.

Pertemuan ini juga bagian dari perkenalan KKMD Sulsel sebagai satu instansi strategis di tingkat provinsi yang sangat konsen pada isu pelestarian mangrove.

“Kami menyambut baik ajakan KKMD Sulsel untuk suatu kawasan percontohan di Bantaeng. Meski Bantaeng tidak memiliki area mangrove yang luas, kami akan mencoba mencarikan lokasi yang dapat dijadikan area percontohan ke depannya,” kata Bupati Bantaeng.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2