Kisah Hamdi Kusuma, Sulap Taman Spektakuler dari Botol Bekas

Klikhijau.com – Berkreasi di taman atau pekarangan rumah agar tampak asri dan indah, itu biasa. Membuat ide gila dan tak biasa dengan memanfaatkan sesuatu yang tak berguna, itu baru luar biasa. Beg...

Kisah Hamdi Kusuma, Sulap Taman Spektakuler dari Botol Bekas
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Berkreasi di taman atau pekarangan rumah agar tampak asri dan indah, itu biasa. Membuat ide gila dan tak biasa dengan memanfaatkan sesuatu yang tak berguna, itu baru luar biasa.

Begitulah kira-kira, ungkapan yang tepat untuk kreasi spektakuler Hamidi alias Hamdi Kusuma (42). Pria asal Kelurahan Belendung, Kota Tangerang Banten ini telah menjadi buah bibir banyak orang setelah sukses membuat taman vertikal (vertical garden) dari botol bekas.

Di rumahnya, Hamdi menata botol bekas sebagai media tanam dengan begitu artistik. Di bagian pekarangan rumahnya seluas 9 x 6 meter persegi, ia menyusun sekira 2000 pot botol. Sedangkan di bagian atas rumahnya seluas 8 x 7 meter persegi, ia menata 3000 pot botol. Jadi totalnya ada 5000 botol sebagai media tanam ragam sayuran.

Para netizen tak kuasa menyembunyikan rasa kagum melihat foto-foto taman milik Hamdi. Setiap kali, ia mengunggah foto-foto halaman rumahnya di akun facebook-nya, ratusan komentar menyerbunya. Umumnya mengapreasiasi dan mengagumi.

Pada botol-botol bekas yang disusun apik itu, Hamdi pun menanam. Idenya keren yakni bagaimana membangun narasi ketahanan pangan dengan mengelola sampah sebagai sumber daya.

Terinspirasi dari sampah

Seru banget kan? Tak sedikit yang bertanya-tanya bagaimana tekniknya dan bagaimana mengumpulkan ribuan botol bekas.

“Ini ide yang benar-benar gila dan fantastis,” kata seorang komentator di facebook. Ada pula yang menanyakan, dari mana sih inspirasi membuat kreasi ini?

Nah, saya pun penasaran dengan perihal ini. Lalu, melalui perbincangan di WhatsApp, saya berkesempatan berbincang panjang lebar dengan Hamdi Kusuma dan menanyakan dari mana awal inspirasinya ini muncul.

“Inspirasi ini berawal ketika saya jadi THL (Baca: Tenaga Harian Lepas)  di DLH kota Tangerang. Saya ditempatkan di kantor TPA Rawa Kucing,” kisah Hamdi.

Rupanya, Hamdi memang cukup lama pernah bergelut dengan sampah. Dan dari sanalah muara idenya mengalir deras.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2