Kisah Hamdi Kusuma, Sulap Taman Spektakuler dari Botol Bekas

Klikhijau.com – Berkreasi di taman atau pekarangan rumah agar tampak asri dan indah, itu biasa. Membuat ide gila dan tak biasa dengan memanfaatkan sesuatu yang tak berguna, itu baru luar biasa. Beg...

Kisah Hamdi Kusuma, Sulap Taman Spektakuler dari Botol Bekas
Bacakan Artikel

“Dari sana saya melihat ada begitu banyak sampah yang setiap harinya berserak. Sampah bukannya makin berkurang, malah terus bertambah banyak,” tutur Hamdi.

Sampah-sampah itulah tenyata yang memantik pikiran ayah empat anak ini. Ia kemudian terpikir untuk bisa memanfaatkan sampah-sampah sebagai media tanam.

“Maka mulailah saya belajar memanfaatkan sampah tersebut untuk menanem di rumah. Itu di tahun 2014,” kisah Hamdi.

Sejak itu, niat baiknya menuntunnya untuk berkreasi sendiri. Ide tak biasanya ini terus dijalankan ditengah nihil dukungan dari banyak orang. Benar-benar bikin hati terenyuh!

Sempat dicemooh

Sampai di titik ini, Hamdi memberikan jawaban yang sedikit berat. “Jujur pak...kalau di ceritakan, saya sedih banget...ortu saya tidak mendukung,” cerita Hamdi.

Tak hanya keluarganya yang tak setuju dengan apa yang dikerjakannya, tak sedikit tetangganya yang malah mencemooh dirinya.

Bahkan, orang-orang yang melintas di depan rumah Hamdi, seringkali bilang ‘ooh bau sampah yah!’ Suatu cibiran yang cukup menyakitkan Hamdi di masa itu.

Seperti pameo, anjing menggonggong kafilah berlalu. Hamdi terus berkreasi hingga impiannya benar-benar jadi kenyataan. Ia sadar betapa aksinya itu mungkin aneh di mata orang, sehingga kerap dipandang sebelah mata.

Hamdi memegang prinsip yang teguh: walau lelah, aku tak akan pernah menyerah! Ia terus bergerak bermodalkan semangat.....!

[caption id="attachment_20153" align="alignnone" width="372"]taman hamdi Taman vertikal Hamdi dari botol bekas yang memukau - Foto/Ist[/caption]

Botol bekas hasil mulung

Taman botol bekas di halaman rumah Hamdi akhirnya menjelma jadi istana yang otentik. Semua mata tertuju pada taman ini.

Tidak sekadar memanfaatkan botol bekas, Hamdi ternyata benar-benar berkreasi dengan menata botol-botol tersebut agar tampak apik dan indah.

“Hebat pak yah, berapa lama neh mengumpulkan botol bekas sebanyak ini?” Begitu komentar seseorang di media sosial.

Botol-botol bekas tersebut ia kumpulkan dari pemulung. Namun, Hamdi tak menampik jika sebagian pula ia dapatkan dari hasil mulung.

“Waktu awalnya botol-botol tersebut saya dapatin dari hasil mulung. Sampai sekarang pun..Alhamdulillah saya masih mulung,” kata Hamdi.

Kini, Hamdi telah memanen hasil kerja kerasnya dengan menjual sayuran yang dipanen tiap saat. Banyak yang minat karena konsep menamannya yang sangat ramah lingkungan.

Sebagian dari hasil jualannya ia pakai kembali untuk membeli botol-botol bekas.

“Jika taneman sayurannya ke jual, saya pakai lagi buat beli botol-botol bekas,” jelasnya.

Hamdi tidak pernah merasa puas dengan apa yang ia lakukan. Ia ingin terus bergerak mengembangkan idenya dengan memanfaatkan hal-hal yang murah meriah.

Selain sampah botol bekas, Hamdi juga memanfaatkan sisa kayu dan bambu seadanya untuk membuat rak-rak vertikal garden-nya.

Memanen manfaat

Ragam tanaman terus bertumbuh seiring waktu. Ada sawi, pakcoy, selada, cabe, terong, tomat, kangkung dan banyak lagi. Hamdi memang lebih banyak menanam tanaman untuk kebutuhan dapur.

“Alhamdulillah...yang paling utama itu untuk konsumsi keluarga saya..yah tuk ngurangi uang belanja dapur,” ucap suami dari Herti Nurhayati ini.

Tak hanya terjual pada warga sekitarnya, panen sayuran Hamdi juga mulai terjual secara online. Ini tak terlepas dari peran sosial media yang membuat dirinya semakin populer.

Postingan gambar-gambar tamannya bahkan direspons ratusan orang. Hamdi pun mulai aktif di sosial media, di facebook dan melalui YouTube.

Pelan namun pasti, Hamdi mulai membeli besi sedikit demi sedikit untuk menata tamannya. Bukan itu saja, semakin banyak orang yang berkunjung setiap saat ke rumahnya untuk melihat langsung hasil kreasinya, tentu juga satu berkah tersendiri.

Mereka yang datang membuatnya bahagia, setidaknya karena Hamdi mendapat dukungan moril dan motivasi untuk terus semangat.

“Banyak pula yang datang ke sini untuk selfie-selfie pak,” kisahnya gembira.

“Saya ingin mengajak masyarakat bertanem dengan memanfaatkan sampah yang ada di rumah. Seperti botol, plastik minyak, ember bekas cat, dan lain-lain,” demikian Hamdi berpesan.

Hamdi juga mengajak semua orang untuk mulai memanfaatkan sampah dapur sebagai bahan pupuk organik.

“Saya akan terus mengembangkan dan membuat taman botol bekas ini selalu eksis..dan akan saya buat semakin indah dan tempatnya pun saya akan perluas tapi bukan di tanah..melainkan di atas rumah saya,”  tuturnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2