Panduan Sederhana Membuat Taman Kota (Urban)

Publish by -185 kali dilihat
Penulis: Alifia Sulaiman
Panduan Sederhana Membuat Taman Kota (Urban)
Ilustrasi taman di atap - Foto/Tukang Taman Landscape

Klikhijau.com – Seberapa penting taman kota dibuat? Yah, tentu sangat penting! Sebab, adanya ruang hijau di tengah perkotaan memberikan kesempatan kepada penghuninya untuk tetap  terhubung dengan alam.

Kawasan hijau menjadi cerminan ruang perkotaan di kawasan sekitarnya. Untuk membuat taman kota yang sukses, dibutuhkan keahlian yang memadai, terutama di bidang perencanaan lingkungan dan arsitektur.

Walaupun begitu, bukan berarti kita harus memiliki pengetahuan lengkak untuk mendirikan taman kota. Dengan beberapa panduan dasar yang memadai, maka kita dapat membuat ruang terbuka hijau di tengah padatnya kota.

Kawasan kota tentu saja terintegrasi dengan kawasan pedesaan di sekitarnya, sehingga transisinya harus dilakukan dengan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan serta menjaga masyarakat desa dan kota tetap hidup berdampingan tanpa adanya konflik.

Saat ini, keberadaan taman mulai dihargai karena pentingnya taman terhadap kualitas hidup masyarakat perkotaan.

KLIK INI:  Pembangkit Listrik Biomassa Berbahan Bakar Bambu Diresmikan di Mentawai
Berbagai jenis ruang hijau perkotaan

Ruang terbuka hijau dikategorikan ke dalam hierarki lingkungan dan ruang terbuka regional. Area taman kota sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis, termasuk konteks yang ada di perkotaan, diantaranya:

Taman bersejarah

Taman bersejarah pada umumnya merupakan kawasan hijau yang memiliki periode sejarah yang berbeda dan memiliki keterkaitan dengan perkembangan kota. Alasan inilah yang membuat taman kota memiliki peran yang unik.

Banyak elemen yang terdapat pada taman bersejarah, diantaranya, patung, air mancur, bangku, bangunan kecil, hingga artefak sejarah yang menarik.

Ruang hijau

Berdasarkan tujuan pembuatannya, ruang hijau sendiri dibuat khusus untuk tujuan rekreasi dan pertemuan warga. Dengan tujuan ini, maka desain ruanh hijau inipun biasanya dibuat sederhana dengan memiliki area teduh untuk berkumpul, disediakan juga area beraspal dengan area bermain dan area duduk.

KLIK INI:  Pohon Tanjung, Pohon Serba Guna yang Cocok untuk Taman Kota
Taman kota

Ini adalah area yang kurang lebih luas dari ruang terbuka hijau yang hadir dalam konteks perkotaan atau pinggirannya dan yang dibuat dengan tujuan untuk rekreasi, lingkungan dan budaya demi kualitas hidup yang lebih baik.

Taman kota dapat memiliki fungsi yang berbeda (istirahat, bermain, kegiatan olah raga, fasilitas, pusat budaya dan rekreasi) dan, umumnya, dirancang dengan menggunakan tanaman asli, dengan banyak penggunaan rumput dan semak yang disesuaikan serta spesies pohon untuk area tersebut.

Elemen dan desain dalam pembuatan taman kota
Aspek proyek

Saat mendesain taman kota, ada beberapa aspek fungsional yang perlu diperhatikan, seperti:

Permainan anak-anak penting untuk mendorong aktivitas fisik dan inklusi sosial. Sangatlah penting untuk melengkapi taman bermain dan fasilitas olah raga serta hiburan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan fasilitas olah raga serta hiburan untuk orang dewasa dan orang tua;

KLIK INI:  Ami, Ratu Sampah Sekolah di Pulau Dewata

Olahraga adalah suatu kegiatan yang harus dijalankan untuk kesehatan fisik dan mental, sehingga pentinga adanya fasilitas olahraga bagi pengguna taman.

Tak hanya manusia saja, namun pastikan hewan juga merasa nyaman dengan hewan dapat hidup menyediakan tempat sampah  untuk mengumpulkan kotoran anjing serta zona nyaman bagi hewan dan pemiliknya seperti adanya ruang terbuka, area tempat duduk, air minum, dan lainnya;

Bangku dan area tempat duduk merupakan bagian penting dari taman kota karena penting untuk interaksi sosial dan kegiatan lain, seperti membaca, istirahat, atau sekadar untuk bercakap-cakap. Penting untuk membuat area yang teduh dan tenang, sejauh mungkin dari jalan raya

Jalur pejalan kaki di area hijau harus mudah diakses oleh orang-orang, bahkan orang dengan kebutuhan khusus sekalipun.

Buatlah jalur pejalan kaki dengan lebar minimal 2 meter dan penerangan yang baik. Mereka harus menghubungkan semua area  dilengkapi area peristirahatan dengan bangku-bangku, area yang dinaungi oleh pepohonan, gazebo dan air mancur untuk minum;

KLIK INI:  Di Selasar Ruang Rimbawa, Siti Berterima Kasih pada Jajaran KLHK

Sediakan permukaan beraspal untuk umum di daerah perkotaan, umumnya area ini perlu digunakan dengan aman oleh semua orang dari yang muda hingga tua, karena beberapa di antaranya mungkin memiliki berbagai gangguan mobilitas atau sensorik atau perlu diakses oleh kereta bayi dan kursi roda.

Elemen Proyek

Dalam pembuatan  taman kota, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan selama fase desain dan perencanaan taman untuk memberikan identitas taman hijau, diantaranya:

Tanah tidak hanya dianggap sebagai permukaan horizontal dan tempat berpijak saja. Namun dengan pemberian tingkat variasi topografi, bukit-bukit kecil, parit dengan lereng atau undakan dapat menimbulkan persepsi dan dimensi yang berbeda pada sebuah taman dan memungkinkannya untuk digunakan untuk tujuan yang berbeda;

Vegetasi menunjukkan kemungkinan variasi warna yang terlihat, misalnya dengan memberikan beragam jenis bunga. Berdasarkan desain proyek, variasi warna dapat diinspirasi dengan menggunakan prinsip terapi warna. Unsur lain yang perlu diperhatikan adalah vegetasi dan warna musimnya;

Air yang bergerak atau diam meliputi aspek estetika dan emosional, Anda juga harus mengasosiasikan fungsi iklim mikronya yang berkaitan dengan mitigasi, penyegaran dan pelembab, meningkatkan jumlah vegetasi dan utilitas bagi pengguna taman;

Itulah panduan membuat taman kota, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Catat, Berikut Taman Kota di Indonesia yang Menawarkan Eksotisme!
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!