Ketika Sampah yang Dibuang Dikembalikan ke Pemiliknya

Klikhijau.com – Membuat lingkungan bebas dari sampah bisa ditempuh dengan berbagai cara. Tergantung  pada tingkat kreativitas seseorang atau kelompok. Thailand misalnya,  mencoba menerapkan  cara u...

Ketika Sampah yang Dibuang Dikembalikan  ke Pemiliknya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Membuat lingkungan bebas dari sampah bisa ditempuh dengan berbagai cara. Tergantung  pada tingkat kreativitas seseorang atau kelompok.

Thailand misalnya,  mencoba menerapkan  cara unik  untuk mengurangi sampah. Cara itu diterapkan di Taman Nasional Khao Yai. Setiap pengunjung yang membuang sampah akan dikembalikan kepada pemiliknya.

Pemerintah Thailand menerapkan peraturan unik itu. Tujuannya untuk memperingatkan pengunjung agar tak membuang sampah di sembarang tempat.

Tempat wisata memang menjadi lumbung penghasil sampah. Karenanya, para pengelola membutuhkan cara yang tegas agar pengunjung tak membuang sampahnya sembarangan.

Taman Nasional  Khao Yai pun begitu. Orang-orang yang datang berkunjung akan membawa bekal yang berpotensi menjadi sampah, baik pembungkus makanan maupun minuman.

Jika membawa sesauatu ke taman tersebut, apalagi berpotensi menjadi sampah maka tak boleh ditinggalkan. Jika ada yang tertinggal, bersiaplah menerima kembali  yang tertinggal itu.

Pihak taman nasional akan mengirim kembali ke pemiliknya yang disertai surat berbunyi “Kamu melupakan barang bawaan di Taman Nasional Khoi Yai,”

Coba bayangkan, seseorang datang mengetuk pintu rumahmu. Begitu kamu membukanya,  di depan pintu berdiri kurir. Ia mengantar sebuah kotak.

Mungkin itu akan membuatmu kaget atau girang. Kamu membukanya perlahan, begitu terbuka yang tampak adalah pembungkus makanan dan minumuna yang telah kamu buang.

Tentu itu menjadi peristiwa yang lucu sekaligus miris—sebab cukup memalukan. Terlebih  jika kamu sudah mengetahui bahwa membuang sampah di sembarang tempat sangat dilarang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2