Ketika Dua Menteri Perempuan Menolak Disuguhi Air Mineral Botol Plastik

Klikhijau.com - Panitia yang membawa air mineral dalam kemasan botol plastik tercengang. Dua pembicara yang akan disuguhi menolaknya. Mereka berbalik arah secepat bisanya. Mereka, panitia Gerakan N...

Ketika Dua Menteri Perempuan Menolak Disuguhi Air Mineral Botol Plastik
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

"Kurangi pemakaiaan bahan plastik sekali pakai," pintanya disambut dengan suara lebih gemuruh oleh yang hadir.

Sebelum suara gemuruh tenggelam lalu hilang. Susi melanjutkan ujarannya

"Sampah di laut ke dua terbesar di dunia. Bulan lalu saya demo di Istana, sekarang saya demo anak muda," tambahnya.

Tak ada alasan bagi panitia selain mengganti air mineral botol plastik dengan gelas kaca. Bukan hanya untuk kedua menteri itu, tapi untuk semua pembicara.

Kedua srikandi tersebut memang dikenal punya perhatian yang lebih kepada penggunaan bahan plastik sekali pakai.

Misalnya Sri Mulyani sendiri sudah menggemakan gerakan diet plastik di Kementerian Keuangan. Bahkan ia sempat meminta jajarannya melakukan razia kantong plastik untuk semua kegiatan yang digelar di kantornya.

Sementara itu Susi memiliki gerakan bersih-bersih sampah plastik di pantai dan laut.

Jika saja semua pejabat di negara ini menolak disuguhi air mineral botol plastik, mungkin Indonesia bisa terhindar dari negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2