Kembangkan Zero Plastic Policy, Indonesia Gandeng Timor Leste

Klikhijau.com - Timor Leste merupakan mitra strategis Indonesia dalam menangani masalah plastik dan sampah lainnya, dikarenakan kedekatan teritorial kedua negara. Indonesia dan Timor Leste berbagi...

Kembangkan Zero Plastic Policy, Indonesia Gandeng Timor Leste
Bacakan Artikel

Kementeriannya bekerjasama dengan Sydney University di Australia untuk mengembangkan konversi tersebut. Jika berhasil, maka bahan baku plastik dari Timor Leste tidak akan mencukupi. Untuk itu perlu kerjasama dengan Indonesia dalam penyediaan pasokan bahan baku berupa sampah plastik.

"Jika kita bisa melakukan kerja sama regional dengan Australia dan PNG maka kita akan dapat mengatasi persoalan yang lebih luas lagi," tandas Demetrio.

Alue Dohong menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki basis kebijakan dan peraturan perundang-undangan terkait dengan penanganan sampah daratan, termasuk plastik, dan juga sampah laut.

Di banyak kota telah dilakukan pelarangan penggunaan single plastic use terutama di pusat perbelanjaan moderen. Indonesia juga telah mengembangkan bioplastik dari singkong untuk menggantikan plastik yang tidak biodegradable. Bioplastik ini juga telah diekspor ke Timor Leste.

Keterikatan sejarah

Di samping itu, saat ini banyak produk-produk Indonesia yang terdapat di Timor Leste. Untuk itu Timor Leste juga memiliki kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia seperti dengan PT Sarana.

Keterikatan sejarah kedua negara, dan keterkaitan lanskap serta ekosistem membuat kerjasama antara kedua negara selalu sangat penting. Timor Leste dan Indonesia saat ini memiliki cross-boundary ecosystem project, yaitu terkait dengan mangrove dan river based rehabilitation.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: