Kelelahan Bisa Sebabkan Kematian, Benarkah?

Klikhijau.com – Kelelahan bisa sebabkan kematian, bagaimana mungkin? Pemilihan Umum (pemilu) boleh saja usai, tetapi kisah di baliknya tak akan usai. Apalagi dengan banyaknya Kelompok Penyelenggara...

Kelelahan Bisa Sebabkan Kematian, Benarkah?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Kelelahan bisa sebabkan kematian, bagaimana mungkin?

Pemilihan Umum (pemilu) boleh saja usai, tetapi kisah di baliknya tak akan usai. Apalagi dengan banyaknya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit bahkan meninggal dunia. Sepanjang sejarah berdirinya negara ini. Pemilu kali inilah yang paling pilu.

Jumlah yang meninggal dunia telah mencapai angka 336 orang, sedangkan yang sakit menyentuh angka ribuan, 2.568 orang. Bayangkan betapa “tak manusiawinya” pemilu.

Mereka yang sakit dan meninggal dunia diduga karena kelelahan saat bekerja. Kelelahan  dapat terjadi karena terlalu memaksakan keadaan fisik dan mental saat bekerja secara terus menerus tanpa istirahat yang cukup.

Penyebab kelelahan bisa timbul akibat stress yang berlebihan. Kondisi ini diperburuk saat seseorang yang kurang istirahat, namun tetap membiasakan gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, minum suplemen dan minuman berenergi yang mengandung ginseng serta kafein.

Jangan remehkan rasa lelah yang mendera. Kelelahan yang dibiarkan, akan menyebabkan masalah kesehatan, termasuk sindrom overachievers. Penyakit ini terjadi saat orang mengalami kelelahan emosional, kognitif, dan fisik dalam satu waktu.

Dokter penyakit dalam Prof.Dr.dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD, KGH (K), seorang dokter penyakit dalam memberikan pernyataan begini.

“Kalau di kedokteran itu selalu begitu, selalu dijadikan ‘ini mungkin’, ‘ini mungkin’, jadi perlu dipertegas dengan melakukan sejumlah pemeriksaan. Satu-satunya jalan ya otopsi, karena kan tidak bisa periksa laboratorium lagi (sudah meninggal). Jadi semua yang bisa dilakukan hanya menduga-duga, karena di buku sebenarnya enggak ada tulisan demikian (meninggal akibat kelelahan),”” tuturnya.

Meski tak ada teori pasti terkait hal ini, penyakit jantung disebut-sebut sebagai ‘biang kerok’ terjadinya kondisi fatal yang menyebabkan kematian. Kerja jantung yang berat akibat akumulasi pola hidup yang tak sehat jadi pemicu utamanya. Misalnya mengonsumsi terlalu banyak kafein, junkfood, merokok, kurang olahraga, hingga kekurangan tidur. Semuanya bisa menyebabkan darah membeku dan menyumbat pembuluh darah.

Aliran darah yang tersumbat akhirnya bisa menyebabkan otot jantung jadi cedera, yang berujung pada serangan jantung, atau dikenal sebagai infark miokard dalam dunia medis. Kondisi inilah yang membuat banyak orang menganggap kelelahan sebagai penyebab kematian.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2