Jangan Dicabut Dulu, 9 Rumput Liar Ini Berkhasiat Obat Hingga Imunitas

Klikhijau.com โ€“ Rumput liar umumnya hanya dianggap sebagai gulma atau tumbuhan pengganggu tanaman lain. Kehadirannya sering dianggap musuh bagi petani sehingga dicarikan berbagai cara membasmi rumput...

Jangan Dicabut Dulu, 9 Rumput Liar Ini Berkhasiat Obat Hingga Imunitas
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Rumput liar umumnya hanya dianggap sebagai gulma atau tumbuhan pengganggu tanaman lain. Kehadirannya sering dianggap musuh bagi petani sehingga dicarikan berbagai cara membasmi rumput liar.

Seperti pesan tetua, semua yang tumbuh di bumi memiliki manfaat tersendiri. Manusia harus mencari tahu apa saja manfaat di balik segala ciptaanNya. Seperti halnya dengan rumput liar yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Tentu tidak semua rumput luat punya khasiat pengobatan, sebagian mungkin memiliki manfaat lain.

Nah, diantara beragam rumput liar yang ternyata kaya manfaat, ini 9 diantaranya yang kerap ditemui sehari-hari. Jangan dicabut dulu, sewaktu-waktu dapat dimanfaatkan untuk pengobatan bahkan berkhasiat untuk meningkatkan imunitas.

[irp]



  1. Antanan



[caption id="attachment_9276" align="alignnone" width="650"]Antanan, Berkah dari Langit dan 5 Manfaat Ajaibnya Antanan/Foto-Liputan6[/caption]

Antanan, nama lainnya adalah pegagan (Centilla asiatica). Tanaman liar yang mudah tumbuh di ladang, sawah bahkan tepi jalan. Antanan dikenal sejak 3000 tahun lalu ini ternyata memang dijadikan bahan herbal di India dan Tiongkok

Tumbuhan ini berasal dari daerah Asia Tropik dan tersebar di Asia Tenggara termasuk Indonesia, India, Tiongkok, Jepang, Australia dan lainnya.

Antanan tumbuh melimpah di banyak tempat . Untuk diketahui, Antanan kaya manfaat seperti mengatasi penyakit Autisme. Selain itu, pegagan juga dapat meluruhkan stetch mark atau semacam belang-belang bergaris yang banyak menyerang perempuan.

[irp]

Antanan juga dapat meningkatkan proliferasi sel fibroblas dan keratinosit, sintesis kolagen I dan II sehingga dapat dijadikan bahan aktif pada kosmetik anti penuaan kulit. Anti Infeksi dan peluruh air seni Daun pegagan memiliki sifat manis dan sejuk. Efek farmakologisnya adalah anti infeksi, antitoxic, penurun panas dan peluruh air seni.

Daun antanan mengandung ekstrak asiaticoside yang berguna untuk melawan kerusakan hati. Asiaticoside juga berfungsi untuk mengurangi kerusakan pada sel serta membantu pemulihan kembali fungsi hati.



  1. Bandotan



[caption id="attachment_5115" align="alignnone" width="650"]Begini Pemanfaatan Bandotan di Beberapa Negara di Dunia Bunga rumput bandotan/foto-Satu Harapan[/caption]

Bandotan (Ageratum conyzoides), merupakan tanaman liar yang ditemukan di Meksiko, Amerika Tengah, Kepulauan Karibia, dan Florida. Namun kini bandotan juga ditemukan di beberapa negeri sub-tropis dan tropis, termasuk di Indonesia.

Menurut catatan buku Weeds of Rice in Indonesia, tanaman bandotan didatangkan ke pulau Jawa sebelum tahun 1860, dan sekarang sudah menyebar luas di berbagai wilayah Indonesia. Bandotan sering tumbuh di pekarangan, pinggir jalan, ladang, sawah yang telah mengering, pinggir sungai/kali, dan daerah yang banyak semak belukar.

[irp]

Ciri-ciri tanaman bandotan antara lain punya tinggi sekitar 30 โ€“ 80 cm. Batangnya ditumbuhi bulu-bulu putih halus. Akarnya tumbuh di bagian bawah batag yang menyentuh tanah. Batang bandotan biasanya bercabang-cabang, memiliki satu atau beberapa kuntum bunga majemuk di bagian ujungnya.

Bunga bandotan tumbuh berkumpul dan menghadap arah yang sama. Setiap kuntum bunga punya antara 60 โ€“ 70 individu-individu bunga. Warna dari bunga bandotan berkisar antara putih sampai ungu. Panjang daun babadotan sekitar 2 โ€“ 10 cm dan lebarnya 0,5 โ€“ 5 cm.

Bagian pinggir daun bergerigi dan punya bulu-bulu putih halus di sekelilingnya. Tangkai daun bandotan sekitar 0,5 โ€“ 5 cm, yang tumbuh berselingan atau berhadapan.

Berdasarkan keterangan jurnal Ageratum conyzoides: A Tropical Source of Medicinal and Agricultural Products, tanaman ini mengandung flavonoid, alkaloid, kumarin, minyak esensial, dan tanin. Banyak di antaranya aktif secara biologis (bioaktif).

[irp]

Berikut adalah sejumlah cara penggunaan tradisional dari tanaman bandotan di beberapa negeri: Afrika Tengah, pemanfaatan bandotan digunakan untuk mengobati pneumonia, tapi paling sering untuk menyembuhkan luka dan luka bakar.

India, bandotan digunakan untuk membunuh bakteri (bakterisida), mengobati disentri (kemampuan anti-disentri), dan mengobati pembentukan endapan keras (seperti batu ginjal) dalam tubuh (kemampuan anti-litik).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: