Jangan Dibuang, Ini Manfaat Tulang Ikan bagi Kesehatan!

Klikhijau.com - Zul, jika masuk ke warung untuk makan lebih memilih menu ikan daripada ayam. Ia selalu katakan, ikan memiliki manfaat yang lebih baik bagi kesehatan daripada ayam, apalagi jika bukan a...

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Tulang Ikan bagi Kesehatan!
Bacakan Artikel

Tulang ikan lebih banyak hanya berakhir menjadi sampah makanan atau paling banter menjadi makanan kucing dan anjing.

Sifatnya yang keras membuatnya sulit digigit dan dicerna. Saya juga beranggapan tulang ikan tidak lagi memberi manfaat apa-apa kepada saya. Karenanya lebih baik dibuang saja.

Setidaknya kepercayaan saya itu bertahan cukup lama. Namun akhirnya runtuh.  Setelah saya tahu dari akun Instagram Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia @kkpgoid dan beberapa jurnal penelitian bahwa tulang ikan, yang lebih banyak saya dicampakka selama ini, rupanya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia.

Memiliki banyak kandungan

Tulang ikan memiliki kandungan yang mengejutkan, yakni  nilai gizinya sangat tinggi. Dalam 100 gram tepung tulang ikan mengandung 735 mg kalsium, 9,2 g protein, 345 mg fostor, 78 mg zat besi,  dan 24,5 g abu. Kandungannya itulah yang memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, yaitu:

  • Kandungan kalsium sebagai komponen utama pembentukan tulang dan gigi

  • Mengandung fostor dan karbonat sebagai penguat sendi dan pereda nyeri otot

  • Tepung tulang ikan bisa menjadi sumber kalsium yang murah dan penanganannya lebih sederhana.


Sayangnya, meski memiliki banyak manfaat, pemanfaatan tulang ikan masih sangat terbatas. Sementara peningkatan konsumsi ikan sangat tinggi.

Hal ini akan  menimbulkan masalah baru bagi lingkungan berupa limbah tulang ikan. Karena itu, limbah tulang ikan perlu penanganan yang serius agar tidak menimbulkan masalah berkepanjangan.

Melihat manfaatnya yang besar, limbah tulang ikan seharusnya tidak lagi dianggap sampah yang menjijikkan, tapi  dilihat sebagai sampah yang memiliki nilai ekonomi. Hanya saja belum dimanfaatkan secara baik, juga belum mendapat perhatian, baik oleh pemerintah maupun masyarakat secara serius.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: