Jadi Cover Depan Vogue, Greta Thunberg Kritik 'Greenwashing' Industri Fesyen

Klikhijau.com - Laporan iklim terbaru Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) setebal 42 halaman dan dikenal dengan nama Ringkasan untuk Pembuat Kebijakan memberikan peringatan tajam; beberap...

Jadi Cover Depan Vogue, Greta Thunberg Kritik 'Greenwashing' Industri Fesyen
Bacakan Artikel

“Industri fesyen merupakan penyumbang besar bagi keadaan darurat iklim dan ekologi. Belum lagi dampaknya terhadap pekerja dan komunitas di dunia yang tak terhitung banyaknya telah dieksploitasi untuk memenuhi kebutuhan beberapa orang yang menikmati fast fashion yang oleh mereka dianggap sebagai barang sekali pakai,” ungkap Greta.

Greta juga mengkritik tentang daya tarik greenwashing. Greenwashing merupakan sebentuk strategi marketing perusahaan yang berusaha tampil bertanggung jawab secara socsal sambil mempertahankan kebijakan lingkungan yang (senyatanya) di belakang layar berbahaya.

Greta menunjukkan fenomena trend dari industri fesyen yang mengklaim perusahaannya sebagai merek yang sustainable atau berkelanjutan. Namun faktanya produksi pakaian massal terus memiliki dampak ekologis yang buruk.

Semisal penggunaan air yang berlebihan, serat mikroplastik yang menjadi limbah dan bisa merusak ekosistem, dan berakhirnya pakaian di tempat pembuangan sampah.

Kenyataan yang lain, banyak industri mode yang mengandalkan tenaga sweatshop, melanggengkan dinamika tenaga pekerja yang ekspoitatif, sambil menggaungkan klaim “ramah lingkungan” untuk menutupi ‘boroknya’.

[caption id="attachment_21986" align="alignnone" width="420"]Jadi Cover Depan Vogue - Foto/Ig Greta Jadi Cover Depan Vogue - Foto/Ig Greta[/caption]

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: