“Innovation Day Semarang 2025”, Upaya Schneider Electric Dorong Efisiensi Energi di Sektor Industri

Innovation Day Semarang mengusung tema "Make Sustainable Impact with Digitalization" dan menjadi ajang kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan sol...

“Innovation Day Semarang 2025”, Upaya Schneider Electric Dorong Efisiensi Energi di Sektor Industri
Bacakan Artikel


  • Innovation Day Semarang mengusung tema "Make Sustainable Impact with Digitalization" dan menjadi ajang kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan solusi untuk menjawab tantangan industri dan masa depan berkelanjutan.

  • Pertumbuhan ekonomi positif Jawa Tengah sebesar 4,96% di Triwulan I 2025, disertai dengan geliat sektor industri di kawasan, menjadi dasar pemilihan Semarang sebagai titik penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong transformasi industri berkelanjutan.

  • Forum ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jawa TengahSumarno, yang menekankan pentingnya sinergi antara pelaku industri dan kebijakan pemerintah dalam mendorong efisiensi energi dan transformasi digital untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.


Klikhijau.com - Schneider Electric™, pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, melanjutkan rangkaian Innovation Day 2025 di Semarang sebagai kota kedua.

Mengusung tema “Make Sustainable Impact with Digitalization”, acara ini menjadi ajang kolaborasi bagi pelaku industri, regulator, dan pemangku kepentingan untuk mendorong efisiensi energi, daya saing industri, serta transformasi digital yang berkelanjutan. Melalui forum diskusi dan demonstrasi teknologi terkini, Schneider Electric menghadirkan solusi nyata guna menjawab tantangan industri dan bangunan masa depan.

Sebagai ibu kota Jawa Tengah dengan konektivitas logistik yang kuat dan basis tenaga kerja yang kompetitif, Semarang menempati posisi penting dalam peta industri nasional. Pada Januari-Oktober 2024, Jawa Tengah mencatat nilai ekspor hingga USD 9,23 juta, dengan industri pengolahan sebagai penyumbang utama.

Di sisi lain, realisasi investasi Jawa Tengah pada 2023 mencapai Rp77,02 triliun dan menyerap lebih dari 280 ribu tenaga kerja, mencerminkan daya tarik kuat bagi sektor industri domestik dan global. Tingginya nilai ekspor dan perkembangan industri mendorong pertumbuhan ekonomi positif Jawa Tengah sebesar 4,96% di Triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional di Triwulan I 2025 sebesar 4,87%.

[irp]

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno menyatakan, melalui penguatan infrastruktur, transformasi kawasan industri, dan komitmen terhadap keberlanjutan, Jawa Tengah terus berperan aktif sebagai motor penggerak industri nasional yang adaptif terhadap teknologi.

Menurut dia, Jawa Tengah memiliki peran strategis dalam penumbuhan industri nasional. Sebab, Jateng memiliki keunggulan dalam infrastruktur logistik, tenaga kerja yang kompetitif, dan kawasan industri  yang tersebar di berbagai daerah.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: