Ini Tempat Sahur Ramah Lingkungan di Bantaeng

Klikhijau.com – Bergerak saja ke Selatan Sulsel meski malam telah menua. Jika kamu melewati Kabupaten Jeneponto, yang dianggap Walikota Makassar, Dannyy Pomanto, cocok menjadi Ibu Kota negara Indonesi...

Ini Tempat Sahur Ramah Lingkungan di Bantaeng
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Jika pada bulan-bulan biasa, warung di pinggir jalan poros Bantaeng itu akan buka 24 jam, tapi di bulan Ramadan akan buka mulai sore hingga waktu imsak.

“Kami tetap buka selama Ramadan, tapi mulai sore hingga sahur,” ujar salah seorang penjual, tempat di mana saya singgah mengisi perut.

Saya memanggilnya ibu, meski masih terlihat muda. Tapi, di salah satu ruangan—tempat istirahatnya, terlihat ayunan bayi. Bahkan percakapan kami kerap terputus karena ia harus mengayun bayinya.

Informasi darinya bernilai penting, sebab jika kamu bergerak ke selatan Sulawesi Selatan menuju Bulukumba atau Sinjai atau dari kedua kabupaten itu menuju Makassar, usah khawatir tak menemukan tempat buka puasa atau sahur jika perjalanan malam.

“Biasa laku seratus bungkus perhari, namun jika sedang sepi kadang lima puluh bungkus saja, tapi pada bulan puasa tentu tak bisa sebanyak itu yang laku” ujarnya lagi

Oya, nasi santan bisa kamu bungkus, sebab menurut perempuan yang saya panggil ibu itu, nasi santan yang dijual di tempat tersebut bisa tahan hingga dua belas jam jam lebih.

“Agar tak cepat basi, beras harus dicuci bersih, santannya dibiarkan mengeluarkan minyak, dan harus dimasak cukup lama, khususnya saat dikukus” ungkap Ibu itu memberi resep.

Ingin sahur ramah lingkungan, silakan ke warung dekat pom bensin pertama di Bantaeng tersebut jika kamu dari arah Jeneponto.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2