'Indonesia Terserah' dan Narasi Kecewa Tim Medis

Klikhijau.com – 'Indonesia Terserah', sebuah narasi yang mendadak jadi tagar paling populis beberapa hari terakhir. Apa makna yang bisa dibaca di balik narasi kritis ini? Seorang dokter harus menja...

'Indonesia Terserah' dan Narasi Kecewa Tim Medis
Bacakan Artikel

Kelompok yang lain adalah mereka kaum dhuafa  yang tak punya pilihan. Kita bisa membayangkan mereka yang bekerja hari ini untuk makan nanti malam, mereka yang bekerja serabutan hanya untuk mempertahankan hidup di esok hari.

Kelompok terakhir adalah mereka yang banyak berkicau dan protes. Merasa miskin dan tidak bisa mempertahankan hidup tapi memiliki gadget dan bisa beli rokok, paket data untuk bersosial media siang dan malam. Kelompok ini cenderung tidak logis, merasa tidak terwadahi dalam sebuah kebijakan tapi di sisi lain tidal berbuat apa-apa yang memberi konstribusi dalam memutus mata rantai virus.

Efektif Leadership

Australia memiliki alur penanganan Covid yang holistik. Filosofi paling mendasar bahwa manusia (Human Interest) adalah episentrum menjadi dasar kebijakan. Ekonomi dan politik kelihatannya bukan hal dominan di negara itu pada masa pandemi covid.

Dari human interest kemudian melahirkan pelayanan berkualitas (Quality Care) hingga secara nasional membentuk sebuah kepercayaan ( Trusth) antara masyarakat dan pemerintah.

Kebijakan sebuah Negara pada masa pandemi yang utama adalah kepercayaan (Trusth) . Bagaimana membangun sebuah kepercayaan itu sehingga masyarakat bisa mematuhi segala protokol penanganan covid.

Jepang memberikan contoh terbaik bagaimaana masyarakat yang stay at home diberikan sejumlah uang. Di Taiwan masyarakatnya tidak perlu khwatir semua data kesehatan warganya telah terekam dan menerima tes pemeriksaan covid bagi semua orang tanpa terkecuali.

Kepemimpinan yang efektif dan kemampuan mengimplementasikan sebuah kebijakan hingga ke hal teknis memang taruhanya adalah kepercayaan. Kebijakan PSBB, penutupan bandara dan jalur-jalur zona merah tujuanya adalah agar transmisi lokal virus tidak terjadi.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sangat dibutuhkan oleh kaum dhuafa harus benar-benar tepat sasaran. Tantanganya adalah bagaimana pemerintah daerah bisa detail dalam pendataan masyarakat.

Kebijakan-kebijakan yang memberi kesan plin plan, berubah-ubah, terlalu konseptual dan tidak teknis serta tidak berbasis science justru akan membuat kepercayaan masyarakat semakin melorot, bahkan dalam kondisi tertentu berpotensi untuk menimbulkan sikap apatis atau sebaliknya yaitu sebuah kepanikan sosial.

 Indonesia Terserah

Hastag 'Indonesia terserah' adalah sebuah metafora kritik sosial dari tenaga medis. Akumulasi perasaan kecewa dari sebuah kebijakan yang tidak serius. Pelonggaran PSBB yang  berbanding lurus dengan pelanggaran massal protokol Social Distancing dan Stay At Home.

Kebijakan yang demikian dianggap tidak berbasis ilmiah dan berpotensi membuka peluang terjadinya gelombang kedua serangan pandemi. Dengan adanya kondisi itu transmisi lokal pada suatu tempat dapat menciptakan cluster-cluster baru yang lebih mengerikan.

Indonesia terserah seolah-olah mengirim pesan bahwa perjuangan tenaga kesehatan adalah upaya sia-sia jika aspek kebijakan dan kepatuhan masyarakat tidak mampu memberi peran konkret secara konsisten.

Indonesia terserah adalah jawaban sekaligus titik balik dari rasa kecewa yang mendalam.Ibarat sementara berperang dokter dan paramedis telah melakukan tugasnya di medan perang tapi  masyarakat yang sebelumnya berlindung dari serangan tiba-tiba keluar dan berlari di sebuah padang luas yang berisi ribuan  bom yang ditanam.

Indonesia terserah, dalam sebuah kemungkinan yang tidak kita inginkan, pandemi covid-19 berpotensi tidak akan berakhir selama kita semua tidak disiplin dengan aturan yang kita buat sendiri. Semoga saja tidak demikian!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2