Hutan Muda dan Kontribusi Besarnya dalam Menyerap Karbon

Klikhijau.com - Jika lautan adalah penyerap karbon terbesar di planet ini, maka hutan juga memiliki kontribusi besar. Sebuah studi baru oleh University of Birmingham di Inggris telah mengungkapkan...

Hutan Muda dan Kontribusi Besarnya dalam Menyerap Karbon
Bacakan Artikel

Jumlah karbon dioksida yang dapat diserap oleh hutan adalah jumlah yang terbatas. Konsekuensi logisnya, pada akhirnya program reboisasi hanya akan efektif jika kita secara bersamaan bekerja untuk mengurangi emisi kita.

Selama ini hutan tropis yang lebat, dengan kanopi yang tinggi dan subur, dianggap penyerap karbon terestrial yang paling penting di dunia. Berarti mereka menyerap lebih banyak karbon daripada melepaskannya.

Namun, sebuah studi tahun 2017 menemukan hutan tropis, dari Kongo hingga Indonesia, sebetulnya merupakan penghasil karbon bersih.

[irp posts="4137" name="Ini Upaya KLHK dan Kementerian ESDM Percepat Reklamasi Hutan dan Rehabilitasi DAS"]

Hutan dan tanaman menyimpan karbon dioksida untuk menghasilkan energi. Namun, ketika tanaman menggugurkan daunnya atau mati, mikroba tanah bekerja untuk menguraikan bahan organik, dan sebagian besar karbon dilepaskan kembali ke atmosfer. Ini adalah bagian alami dari siklus karbon global.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: