Hati-Hati, Ini Risiko Keseringan Makan Mie Instan

Klikhijau.com โ€“ Mie instan merupakan makanan legendaris bagi banyak orang, apalagi jika Anda tinggal kos-kosan. Makanan ini menjadi idola karena tak butuh keahlian tingkat tinggi jika di masak. Ras...

Hati-Hati, Ini Risiko Keseringan Makan Mie Instan
Bacakan Artikel

Itu dikarenakan tingginya kandungan sodium dan lemak jenuh tidak sehat yang terdapat di dalamnya. Penderita sindrom metabolik berisiko tekanan darah tinggi atau kadar gula darah tinggi, dan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

# Risiko terkena kanker

Mie instan mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet itu akan dipertahankan tubuh sehingga mengarah pada paparan berlebihan dari Butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ).

TBHQ dan BHA adalah bahan kimia yang bersifat karsinogenik, yang dapat menyebabkan kanker, asma, kecemasan dan diare.

# Penyebab diabetes

Mie instan terbuat dari maida, yaitu olahan tepung terigu yang telah mengalami proses penggilingan, penghalusan, dan pemutihan.

Saat dikonsumsi, pankreas yang seharusnya butuh waktu mencerna akan melepas insulin dengan segera. Kondisi ini dapat memicu pembengkakan hingga berpotensi diabetes tipe 2.

Ahli gizi Rumah Sakit Fortis di New Delhi, Simran Saini mengatakan, maida pada mie instan hanya bahan tambahan saja. Tidak memiliki kandungan nutrisi apapun. Jadi, jika dikonsumsi hanya akan memicu obesitas.

[irp posts="7594" name="Dengan Makanan Ini, Anda Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Jantung"]

# Merusak jaringan otak

Terlalu sering konsumsi mie instan sama halnya menumpuk zat kimia berbahaya yang menyebabkan penurunan transmisi sinyal dalam otak.

Hal itulah yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel jaringan otak. Rusaknya jaringan sel otak akan memicu penyakit lain, seperti stroke atau kelumpuhan.

# Menyebabkan kerusakan organ

Mie mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegahnya dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: