Faktor Lingkungan Pengaruhi 40 Persen Derajat Kesehatan Masyarakat

Klikhijau.com – Harus diakui, kita dipaluti lingkungan yang kurang sehat. Sayangnya banyak di antara kita, termasuk saya adalah penyebab tak sehatnya lingkungan yang kita huni. Padahal lingkungan y...

Faktor Lingkungan Pengaruhi 40 Persen Derajat Kesehatan Masyarakat
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Harus diakui, kita dipaluti lingkungan yang kurang sehat. Sayangnya banyak di antara kita, termasuk saya adalah penyebab tak sehatnya lingkungan yang kita huni.

Padahal lingkungan yang bersih  turut berpengaruh terhadap kesehatan.  Tapi, harus pula diakui bahwa   menjaga kebersihan lingkungan  tak semudah yang dibayangkan.

Sebab  ada saja yang akan membuang sampah sembarangan. Belum lagi penggunaan kendaraan bermotor yang sangat sulit dihindari, padahal kita tahu, polusi yang disebabkan kendaraan juga merusak lingkungan, khususnya udara.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan, jika derajat kesehatan masyarakat sesungguhnya bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tetapi juga faktor lingkungan. Bahkan, hal itu memiliki pengaruh hingga 40 persen.

Menurutnya, teori H.L. Blum mengungkapkan bahwa derajat kesehatan ditentukan oleh 40 persen faktor lingkungan, 30 persen faktor perilaku, 20 persen pelayanan kesehatan, dan 10 persen genetika atau keturunan.

"Kalau betul-betul memperhatikan lingkungan, faktor pelayanan kesehatan hanya 20 persen. Saat ini, 80 persen umumnya kuratif, yang untuk pencegahan 20 persen," kata Nila.

Nila juga menegaskan jika kebersihan lingkungan sendiri bukan hanya soal sampah. Namun juga unsur kimia, biologi, dan sosio-budaya. Jika tidak melakukan pencegahan lewat lingkungan, jumlah orang yang sakit bisa bertambah.

Kanker misalnya, kata Nila, banyak perubahan material di lingkungan, yang bisa menimbulkan penyakit tersebut. Misalnya pembakaran sampah plastik yang mengandung polyvinylchlorude (PVC) dan mengeluarkan zat berbahaya.

Menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih memang tak mudah. Namun sesulit apa pun itu, harus tetap diperjuangkan dengan semangat 45. Kenapa, sebab menurut halodoc.com, menjaga lingkungan tetap sehat dan bersih memiliki manfaat:



  • Terbebas dari berbagai penyakit



Kebersihan selalu identik dengan kesehatan. Itu artinya, manfaat menjaga lingkungan yang pertama adalah membuat kesehatan tetap terjaga.  Lingkungan bersih saja tak lantas membuat tubuh tidak mudah sakit. Apalagi kalau kita tak berusaha menjaga kebersihannya.

Lingkungan yang tak bersih menjadi tempat terbaik untuk sarang nyamuk. Belum lagi dengan berbagai bakteri yang turut hidup di dalamnya. Penyakit-penyakit seperti tifus, kolera, desentri, hingga DBD akan mengepung.



  • Mendapatkan udara segar sepanjang waktu



Selain kesehatan, kebersihan lingkungan juga erat kaitannya dengan kualitas udara di lingkungan tersebut. Lingkungan yang penuh sampah pasti akan berbau tidak sedap. Sebaliknya, apabila lingkungan tempat tinggal  bebas dari tumpukan sampah, bisa dipastikan udara yang dihirup setiap harinya bebas bau dan selalu segar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2