Ekonomi Inggris Bisa “Terjun Bebas” karena Perubahan Iklim
Klikhijau.com – Bagi penggemar sepak bola. Tentu tidak asing dengan Premier League. Liga sepak bola yang diklaim paling kompetitif seantero jagad. Premier League merupakan nama liga utama sepak bol...
Klikhijau.com – Bagi penggemar sepak bola. Tentu tidak asing dengan Premier League. Liga sepak bola yang diklaim paling kompetitif seantero jagad.
Premier League merupakan nama liga utama sepak bola Inggris, yang tidak hanya mengantar negara Inggris menjadi “kiblat” sepak bola, tetapi juga mendongkrak perekonomian negara tersebut.
Keuntungan ekonomi Inggris melalui sepak bola, sepertinya tak akan tergerus oleh persaingan setiap klub.
Justru persaingan klub-klub liga Inggris yang ketat, membuat para investor semakin menyukainya. Namun, ada satu hal yang bisa memperok-porandakan ekonomi Inggris, yakni krisis iklim.
[irp]
Negara asal klub Manchester United itu berisiko kehilangan 1 persen ekonominya setiap tahun pada tahun 2045 mendatang.
Klaim itu menurut penilaian terbaru pemerintah Inggris tentang risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.
Jika tidak ada tindakan membalikkan krisis iklim, maka dalam analisis risiko iklim selama lima tahun. Para pejabat di negara tersebut memutuskan bahwa Inggris akan kehilangan lebih banyak lagi dalam hal ekonomi.
Kajian tersebut menemukan bahwa jika suhu global dibiarkan naik di atas 2 derajat Celcius. Perlu adanya tindakan lebih untuk pertahanan banjir, pemulihan sumber daya alam seperti lahan gambut, dan membangun lingkungan yang lebih tangguh.
Area lain yang akan merugikan pemerintah Inggris adalah adanya penurunan produksi pangan dan kerusakan infrastruktur. Penyebab keduanya adalah peristiwa cuaca ekstrem.
[irp]
Bayangkan saja, satu bencana alam, yakni banjir dapat menyebabkan kerugian setidaknya £1 miliar ($ 1,36 miliar) setiap tahun pada tahun 2050 mendatang.