ECOTON Foundation Gelar Zero Waste Academy Demi Indonesia Bebas Sampah 2030

Klikhijau.com - ECOTON Foundation resmi menggelar hari pertama Zero Waste Academy, sebuah ruang pembelajaran intensif pengelolaan sampah berbasis sumber dan pengurangan emisi metana. Kegiatan ini diha...

ECOTON Foundation Gelar Zero Waste Academy Demi Indonesia Bebas Sampah 2030
Bacakan Artikel

“Menjadi ketua KSM memiliki tantangan tersendiri, mulai dari membangun kepercayaan warga, menjaga konsistensi pemilahan sampah, hingga mengelola administrasi dan keuangan agar tetap transparan. Namun, ketika sistem berjalan dan masyarakat merasakan manfaatnya, tantangan itu bisa dilalui bersama,” jelas Abdul Rokhim, Ketua KSM TPST 3R Wringinanom.

Dorong Rencana Aksi Pengurangan Emisi Metana

Pada sesi selanjutnya, peserta mendapatkan pendalaman materi terkait Methane Reduce Action Plan oleh Amirudin Muttaqin dari ECOTON. ECOTON akan mendampingi 3 kota/kabupaten untuk menyusun rencana aksi pengurangan emisi gas metana dari sektor sampah, khususnya di TPA

”Rencana aksi ini diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah, seperti Musrenbang, RPJMD, serta didukung melalui alokasi APBD. Mengingat sekitar 60% timbulan sampah merupakan sampah organik sisa makanan, maka pengelolaan sampah organik di sumber menjadi kunci agar tidak seluruhnya berakhir di TPA dan memicu emisi metana,” Jelas Amirudin Muttaqin

Melihat Inovasi ECOTON dan Riset Mikroplastik

Kegiatan hari pertama ditutup dengan tur ke kantor ECOTON, meliputi unit bisnis Refillin untuk melihat langsung inovasi pengurangan plastik sekali pakai, serta kunjungan ke Laboratorium Mikroplastik ECOTON.

Peserta mempelajari hasil riset mikroplastik dan melihat langsung sampel mikroplastik udara yang berasal dari praktik pengelolaan sampah yang salah, seperti pembakaran sampah terbuka.

Titik, pengelola TPS 3R Oro-Oro Ombo, Kota Batu, mengaku terkejut melihat temuan tersebut.

“Saya tidak menyangka bahwa pembakaran sampah bisa menghasilkan mikroplastik di udara yang berisiko terhirup manusia. Ini membuka mata kami bahwa pengelolaan sampah yang salah dampaknya bukan hanya lingkungan, tapi juga kesehatan,” katanya.

 Zero Waste Academy akan berlangsung selama tiga hari di Kabupaten Gresik dan Kota Kediri dan menjadi ruang pembelajaran intensif bagi peserta untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah masing-masing. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya kebijakan dan praktik nyata menuju Indonesia Bebas Sampah 2030.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2