ECOTON Ajak Generasi Muda Selamatkan Mangrove Wonorejo dari Lilitan Sampah Plastik

Klikhijau.com - Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) bersama lebih dari 21 siswa-siswi SD–SMP homeschooling, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), serta para relawan menggela...

ECOTON Ajak Generasi Muda Selamatkan Mangrove Wonorejo dari Lilitan Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Hal senada disampaikan Nashwa, siswi kelas 1 SD yang baru pertama kali mengikuti kegiatan bersih pantai.

"Ini pertama kali ikut bersih-bersih pantai. Sampahnya sangat banyak. Tadi aku dapat dua karung sampah yang bermacam-macam, ada botol plastik, wadah minuman kemasan sachet, sedotan, dan sampahnya bau. Jadi mulai sekarang harus bisa mengurangi pakai plastik agar tidak mencemari laut. Biasanya kalau ke mana-mana dan ikut acara seperti ini aku bawa wadah makan dan botol minum dari rumah dibawain Bunda supaya bisa mengurangi plastik sekali pakai dan mengurangi sampah juga," katanya.

Salah satu orang tua peserta yang juga ikut kegiatan ini, Ariesta, mengapresiasi kegiatan yang memberikan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak.

"Ini pertama kali anak-anak ikut kegiatan seperti ini. Saya senang karena mereka bisa belajar langsung di alam, mengenal ekosistem mangrove, memahami pentingnya menjaga lingkungan, serta belajar membuang sampah pada tempatnya. Harapannya kebiasaan mengurangi plastik sekali pakai juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah," ujarnya.

ECOTON menilai bahwa edukasi yang dipadukan dengan aksi nyata di lapangan menjadi cara efektif untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Dengan melihat langsung dampak pencemaran plastik terhadap mangrove, peserta tidak hanya memahami pentingnya menjaga alam, tetapi juga terdorong untuk mengubah kebiasaan sehari-hari dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Melalui kegiatan Make Mangrove Green Again, ECOTON mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah karena sebagian besar sampah yang mencemari kawasan mangrove berasal dari aliran sungai. Menjaga sungai berarti menjaga pantai dan laut.

Langkah sederhana seperti membawa botol minum dan wadah makan sendiri, menggunakan tas belanja pakai ulang, serta memilah sampah dari rumah merupakan kontribusi nyata yang dapat dilakukan setiap orang untuk melindungi mangrove sebagai benteng pesisir sekaligus rumah bagi berbagai biota laut. (*)

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2