“Eatfit Movement 2023”, Aksi Inspiratif Mahasiswa LSPR Kampanye Hidup Sehat

Klikhijau.com – Tantangan terbesar saat ini diantaranya perihal pola makan sehat dan berkelanjutan. Sebagaimana dilansir sejumlah media, dunia sedang dalam ancaman sampah makanan (food waste) yang ber...

“Eatfit Movement 2023”, Aksi Inspiratif Mahasiswa LSPR Kampanye Hidup Sehat
Bacakan Artikel

Mengapa perlu ‘Eathink Movement’?

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan talkshow Mindful Session yang dipadukan dengan kegiatan focus group discussion. Dipandu oleh Ricky Wattimena selaku moderator, Genoveva Jaqualine Wijaya - Eathink Movement Founder, dan Angel Jovi (Ahli Gizi) sebagai narasumber yang menjawab, acara ini dikemas secara interaktif, sehingga kegiatan Mindful Session ini melibatkan audiens untuk bertukar pikiran bersama pembicara maupun antar audiens.

Jaqualine dan Angel mengatakan bahwa pilihan makanan kita bisa dipengaruhi oleh lingkungan. Contohnya tren di media sosial seperti minuman boba, tren ini tanpa sadar meningkatkan kadar gula tubuh sejumlah masyarakat dari proporsi yang dibutuhkan sehingga berpotensi menyebabkan diabetes.

Jaqualine juga membahas lebih lanjut sebuah penelitian yang menyatakan bagaimana orang yang makan sambil menonton TV lebih tinggi resiko terkena diabetes dibandingkan orang yang benar-benar fokus terhadap makanannya. Hal ini dikarenakan mereka yang menonton TV cenderung makan lebih banyak.

Tujuan dari kampanye Eathink Movement adalah mengedukasi generasi muda agar lebih sadar (mindful) terhadap apa yang mereka konsumsi setiap harinya serta meningkatkan awareness mengenai food sustainability dan food waste.

Setiap orang mempunyai kontribusi terhadap lingkungan, semakin banyak makanan yang dibuang semakin banyak pula dampak yang ditimbulkan. Konon, satu per tiga makanan yang kita makan memiliki potensi besar untuk terbuang. Maka dari itu, salah satu cara untuk menghindari lebih banyak makanan yang dibuang yaitu dengan membuat meal preparation.

Hal ini berguna agar kita bisa mengetahui apa saja makanan yang dapat kita makan hari ini hingga seterusnya. Tak hanya itu, kita juga perlu mengenali diri sendiri sebelum memilih makanan, seperti jam berapa kita harus makan, agar kita terhindar dari lapar mata.

Eatfit Movement merupakan kegiatan penutup dari Program Community Development yang dilaksanakan oleh mahasiswa/i Fakultas Komunikasi LSPR sejak Mei 2023.

“Kami harap Eatfit Movement dapat mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya menerapkan sistem keberlanjutan pangan dan gaya hidup mindful yang tidak hanya berguna bagi diri sendiri namun juga bermanfaat bagi lingkungan hidup,” pungkas Lubna Anwar Musleh Baroh selaku Project Manager Eatfit Movement.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2