Di Tetes Terakhir Kopiku

Oleh: Irhyl R Makkatutu hampir saja kita lupa pernah berkejaran di peluk sendiri. cari diri sendiri hingga asing kita juga lupa berkenalan. ujung jembatan mulai terlihat. "minumlah kopimu- lal...

Di Tetes Terakhir Kopiku
Bacakan Artikel

Oleh: Irhyl R Makkatutu

hampir saja kita lupa pernah berkejaran di peluk sendiri.
cari diri sendiri hingga asing
kita juga lupa berkenalan. ujung jembatan mulai terlihat.

"minumlah kopimu- lalu baring di pelukku," bisikmu
aku merinding, pisah tersampir di senyum

kita terus berkejaran dalam rasa
ke belantara
ke bibir pantai
ke jalan raya penuh lubang
ke air mata

"aku ingin rebahkan bulan di pangkuanmu," bisikku
kamu merinding, denyutmu melambat-berhenti, dua hingga tiga detik
kuberikan napasku berbau rindu

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: