Di Antara Kepungan Isu Babi Ngepet, Ini 6 Jenis Babi Endemik Indonesia

Klikhijau.com – Isu adanya babi ngepet memang kerap bikin heboh. Terbaru, terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Warga mengaku menangkap babi ngepet. Sontak kabar itu tersiar dan orang berbondong-bondo...

Di Antara Kepungan Isu Babi Ngepet, Ini 6 Jenis Babi Endemik Indonesia
Bacakan Artikel

Ukuran tubuh babirusa jantan lebih besar dari betina.  Panjang tubuh 85-110 cm dengan tinggi sekitar 65-80 cm dan berat mencapai 90 – 100 kg. Beratkan?



  • Babi berjenggot



Ini merupakan jenis babi hutan yang  tersebar di Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan, dan Kepulauan Sulu.

Babi berjenggot memiliki ukuran yang cukup besar, bisa   mencapai panjang tubuh 1520 mm untuk yang jantan dan 90 cm untuk berjenis kelamin betina.

Untuk  tinggi bahunya bisa mencapai  90 cm dengan berat  mencapai 120 kg. Namun, rata-rata beratnya  antara 57-83 kg.

Antara babi muda dan dewasa perbedaan bulunya cukup mencolok. Babi  muda  memiliki warna berwarna kehitaman. Sedangkan yang dewasa  terlihat berwarna abu-abu kuning hingga putih bungalan sehingga terlihat lebih pucat.

Dinamai babi berjenggot karena kepalanya yang panjang  memiliki rambut keras serupa jenggot di sepanjang rahang bawah. Babi jenis ini  adalah nokturnal atau biasanya aktif di malam saja.



  • Babi rusa



Hewan ini merupakan endemik Sulawesi. Nama latinnya adalah Babyrousa babyrussa celebensis. Ia merupakan hewan yang dilindungi undang-undang Permen LHK Nomor P.106/2018.

Saat ini babi rusa sedang dalam masa mengkhawatirkan karena terancam punah. Hal itu disebabkan perusakan habitat, perburuan, predator, dan penyakit. Karenanya hewan  ini dianggap Rentan (VU A2cd) dalam IUCN Red Data Book (IUCN, 2008).

Untuk menyelamatkannya dari kepunahan, Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No : P.55/Menhut-II/2013. tentang Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Babi rusa. Ada  dua strategi yang bisa ditempuh, yaitu konservasi di dalam habitat alaminya (in-situ) dan upaya konservasi di luar habitat alaminya (ex-situ).



  • Babi rusa togean



Hewan ini merupakan spesies terbesar dari babi rusa. Dinamai babi rusa togean karena jenis ini adalah endemik dari Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah.

Ada yang unik dari babi ini antara jantan dan yang betina. Jantan memiliki ciri khas yang unik, yakni memiliki dua taring besar yang menembus kulit moncongnya. Ukuran taringnya terbilang panjang, sebab bisa mencapai 30 centi meter.



  • Babi sulawesi



Celebes warty pig adalah nama lain yang diberikan kepada Babi sulawesi (Sus celebensis). Ia merupakan species babi genus (Sus).

Babi ini hidup di daerah Sulawesi. Banyak  terdapat di bagian tengah, timur, dan tenggara pulau, tetapi jarang di bagian timur laut dan selatan.

Ia bisa hidupnya pada ketinggian di atas 2,500 m (8,202.1 kaki). Namun, di Papua Nugini, spesies ini telah dijinakan dan dipelihara.



  • Babi kutil



Dinamai babi kutil karena  yang jantan memiliki tiga pasang tonjolan daging. Daging tersebut mengeras seperti kutil di sisi wajahnya.

Babi kutil menyebar terbatas di di Pulau Jawa dan Bawean, sehingga ia menyandang gelar sebagai  spesies babi  endemik Indonesia.

Hewan ini berkuku genap dalam keluarga Suidae. Ia memiliki ciri khusus, yakni terdapat surai yang memanjang dari kepala hingga ekor sepanjang tulang belakang.

Nah, itulah enam jenis babi Indonesia. Kok tak ada jenis babi ngepet ya?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2