Cemara Laut, Penjaga Pantai yang Tangguh dengan Beragam Manfaat
Klikhijau.com – Cemara laut bisa jadi solusi untuk menahan laju abrasi pantai. Sebagai lahan marginal, pantai berpasir memiliki masalah yang tersendiri. Sebab jika tidak dikelola dengan baik, kondisin...
Klikhijau.com – Cemara laut bisa jadi solusi untuk menahan laju abrasi pantai. Sebagai lahan marginal, pantai berpasir memiliki masalah yang tersendiri. Sebab jika tidak dikelola dengan baik, kondisinya akan semakin buruk. Dan jika pun dikelola, misalnya ditanami pohon, pepohonan akan sulit untuk tumbuh.
Dampaknya jika diabaikan bisa berakibat fatal pada wilayah di sekitarnya. Karenanya harus dicarikan solusi untuk menahan laju ancaman itu, baik yang berupa angin, abrasi hingga tsunami.
Cemara laut bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjaga wilayah pantai berpasir. Di Taiwan, tumbuhan yang menyandang nama ilmiah Casuarina equisetifolia ini telah diuji. Ia digunakan untuk mengurangi dan membelokkan kecepatan angin (Budiyanto, 2011).
Cemara laut, rupanya dapat memperbaiki iklim mikro, caranya dengan melakukan reboisasi atau penghijauan. Jika hal ini dilakukan, maka akan semakin memperbaiki kondisi pencahayaan sinar matahari, suhu udara, dan kelembapan.
[irp]
Hal ini pernah diteliti oleh Beny Harjadi, (2017) di pantai selatan Karanggadung, Kabupaten Kebumen. Benny menemukan bahwa ada beberapa kondisi positif dengan adanya cemara laut, di antaranya:
- Intensitas cahaya mengalami penurunan dari 1925 lux menjadi 213 lux
- Suhu udara turun dari 31 oC menjadi 25 oC,
- Kelembaban meningkat dari 84 persen menjadi 100 persen
- Tekanan udara meningkat dari 1007 mb menjadi 1008 mb.
- Ketinggian gisik mengalami peningkatan dari 27 meter dpl menjadi 35 meter dpl.