Cara Buang Minyak Jelantah, Jangan Asal agar Tak Merusak Lingkungan!
Klikhijau.com – Minyak jelantah adalah minyak goreng bekas yang sudah tak layak pakai dan kerap dihempaskan sembarangan. Minyak jelantah tergolong limbah rumah tangga yang tiada habis-habisnya. Min...
Klikhijau.com – Minyak jelantah adalah minyak goreng bekas yang sudah tak layak pakai dan kerap dihempaskan sembarangan.
Minyak jelantah tergolong limbah rumah tangga yang tiada habis-habisnya. Minyak jelantah juga dihasilkan oleh industri, restoran, hotel hingga tempat usaha gorengan jalanan.
Membuang serampangan minyak jelantah akan berisiko bagi lingkungan. Bahkan bila dibuang ke laut, minyak bekas olahan ini juga akan mencemari lautan.
Perlakuan yang salah dalam penanganan minyak jelantah di rumah tangga selama ini adalah membuangnya di westafel. Kelihatannya simpel dan tidak menimbulkan dampak apa pun.
Faktanya, cara ini tidaklah benar. Bila dilakukan secara terus-menerus, akan menimbulkan masalah besar. Selain menyumbat saluran air di westafel juga mengundang bakteri pada saluran westafel.
Dalam banyak kasus, westefel akan lebih cepat kerpopos dan bau bila selalu dijadikan tempat membuang minyak jelantah. Lalu, bagaimana cara buang minyak jelantah yang benar agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan dan lingkungan?
Melansir ACTenviro berikut ini setidaknya ada 5 cara membuang minyak jelantah yang tepat. Ayo simak penjelasannya:
[irp]
-
Masukkan ke dalam wadah khusus
-
Bekukan minyak jelantah
-
Jadikan pupuk kompos
-
Buang dengan limbah rumah lainnya
-
Berikan pada organisasi daur ulang