Bunga Krisan, Sejarah, Jenis dan Filosofi di Baliknya!

Klikhijau.com – Bunga krisan (Chrysanthemum), satu jenis tanaman berbunga dari suku Asteraceae yang biasa dinamai bunga potong atau bunga emas. Chrysos dalam bahasa Yunani berarti emas, sedangkan anth...

Bunga Krisan, Sejarah, Jenis dan Filosofi di Baliknya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bunga krisan (Chrysanthemum), satu jenis tanaman berbunga dari suku Asteraceae yang biasa dinamai bunga potong atau bunga emas. Chrysos dalam bahasa Yunani berarti emas, sedangkan anthemon berarti bunga.

Tampilan warna bunganya yang eksotik berkilauan membuat bunga ini kerap dijadikan bunga spesial pelengkap sebuah kado atau pada acara-acara formal tertentu.

Krisan juga dapat melengkapi dekorasi tata ruang untuk pesta pernikahan  atau ulang tahun. Di Indonesia, bunga ini lebih dikenal dengan istilah bunga seruni. Di sejumlah Negara, tanaman berbunga ini juga dinamai bunga krisanium.

Karena tampilannya yang indah, krisan diidentikkan dengan romantisme atau bunga cinta. Seorang pria yang ingin mengajak kekasihnya bertunangan, tak jarang dihaturkan dengan membawa bunga krisan.

Jepang adalah Negara yang paling banyak membudidayakan krisanium. Orang Jepang menyebutnya bunga “kiku”. Tidak hanya bunganya yang indah, pada kelopak bunga berkilau dari krisan menyesap aroma wangi yang khas.

Penasaran mau tahu lebih jauh perihal bunga krisan. Berikut penjelasan lengkap mengenai sejarah, jenis, manfaat dan filosofi bunga ini!

[irp]

Sejarah bunga krisan

Hampir semua spesies alami (Chrysanthemum spp.) berasal dari dataran Asia Timur, khususnya di Jepang. Namun, historiografi pembudidayaannya pertama kali dilakukan di China sejak 3.000 tahun sebelum Masehi.

Adalah seorang Karl Linnaeus, botanis asal Swedia yang memperkenalkan krisan ke Negara Barat sekitar tahun 1753. Tanaman ini di bawa ke Inggris pada tengah Abad ke-18 oleh Robert Fortune.

Sejak itu, krisan menyebar ke Negara-negara Eropa seperti Belanda dan lainnya. Di Abad ini pula, krisan dikembangkan di Amerika Serikar oleh Elmer D Smith untuk kepentingan komersial.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: