Benda-Benda Mengandung Limbah B3 yang Paling Akrab di Rumah Kita

Klikhijau.com – Tanpa disadari, di rumah kita terdapat benda-benda yang mengandung Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), namun senantiasa akrab kita gunakan. Limbah B3 dalam hal ini dapat merusa...

Benda-Benda Mengandung Limbah B3 yang Paling Akrab di Rumah Kita
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Tanpa disadari, di rumah kita terdapat benda-benda yang mengandung Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), namun senantiasa akrab kita gunakan.

Limbah B3 dalam hal ini dapat merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Tidak saja pada penggunaannya yang berlebihan, tetapi juga saat menjadi limbah atau sampah.

Karena tergolong berbahaya, maka benda-benda yang mengandung limbah berbahaya harus tertangani secara tepat alias tidak dibuang sembarangan.

Jadi, limbah B3 tidak saja dihasilkan dari industri, tetapi ada paling dekat di keseharian dan di rumah kita. Kenali benda atau barang-barang berikut agar kita dapat bersikap bijak memakainya!



  1. Pestisida



Pestisida mungkin ada di rumah saat kita berencana menggunakannya pada tanaman atau menyingkirkan rerumputan liar. Untuk diketahui, pestisida mengandung limbah B3 karena komposisinya terdiri dari bahan kimia berbahaya seperti karbon, fosfor, hidrogen, nitrogen, klorin, sulfur, cuprum, ferum, arsenik, zinc dan merkuri. Bahan-bahan tersebut akan mencemari udara jika cairannya terbawa angin.

Penggunaan pestisida akan mengganggu kesehatan dan pada penggunaan yang berlebihan akan berakibat pada timbulnya penyakit leukemia pada manusia.



  1. Batu baterai bekas



Tanpa disadari batu baterai bekas tersimpan lama dalam laci lemari. Mungkin dianggap tidaklah berbahaya, namun untuk diketahui, baterai bekas mengandung logam berat seperti merkuri, mangan, timbal, kadmium, nikel dan lithium yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia.

Batu baterai bekas yang termasuk dalam limbah B3 ialah yang berukuran AA, AAA, C&D, baterai jam tangan, baterai lithium yang digunakan dalam telepon genggam, kamera digital, laptop serta barang elektronik lainnya, dan baterai yang dicas.

Oleh sebab itu, limbah batu baterai disarankan tidak dibuang di pembuangan sampah umum karena akan mencemari tanah, air tanah, danau dan sungai.



  1. Pembersih lantai



Tanpa pembersih lantai rasanya tak lengkaplah rasanya. Ketergantungan banyak orang dengan pembersih lantai seolah sudah dianggap hal wajar. Namun, penggunaan pembersih lantai semestinya lebih bijak dan tidak berlebihan. Hal itu, karena barang ini mengandung zat berbahaya.

Pembersih lantai atau sabun pel mengandung bahan kimia berbahaya seperti Cresylic Acid, Ethoxylated Alcohol, Benzalkonium Chloride, Natrium Lauril Eter Sulfat, dan Sodium Laureth Sulfate (SLS). SLS dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit sensitif. SLS dapat dikenali dari baunya yang menyengat.



  1. Hairspray



Hairspray kerap dipakai untuk menjaga rambut agar tertata rapi. Untuk diketahui, hairspray memiliki beberapa kandungan kimia berbahaya diantaranya polyvinylpyrrolidone yang berfungsi untuk mengeraskan rambut, polymer calledpolydimethylsiloxane yang berfungsi membuat rambut terangkat lebih lama, dan pytocalcious yang berfungsi meningkatkan jumlah mineral dalam akar rambut yang membuat rambut menjadi kaku.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2