Bak Avatar, Pemda Bulukumba Bentuk Tim Pengendali Banjir

Klikhijau.com - Sejak jumat malam, angin kencang dan hujan mengguyur kota Bulukumba dan sekitarnya. Namun, di Sabtu pagi, sekira pukul 07:30 WITA, (3/3/2021), cuaca mulai cerah. Terik matahari mulai m...

Bak Avatar, Pemda Bulukumba Bentuk Tim Pengendali Banjir
Bacakan Artikel

Saya ingat lima tahun terakhir. Sekitar tahun 2015, 2016 hingga 2017 Bulukumba selalu dilanda banjir setelah diguyur hujan lebat.

[irp]

Tahun 2017 yang lumayan besar luapannya. Waktu itu jembatan teko, yang berada di Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, rata dengan air. Ketingiannya kurang lebih 10 meter. Dampaknya, ada beberapa titik baru yang ikut digenangi air. Tak terkecuali kantor Bupati yang ada di pusat kota.

Kegiatan pengendali banjir ini dirasa sangat bagus dan menghadirkan solusi yang efektif. Sebab kota Bulukumba memang membutuhkan penataan yang rapi. Juga pembersihan secara berkala. Apalagi di musim penghujan.

[caption id="attachment_20212" align="alignnone" width="606"]bulukumba banjir Foto - Sumber/Ig: BulukumbaInfo[/caption]

Sehingga selain untuk mencegah banjir, pembersihan gorong-gorong juga bisa menjadi langkah preventif dalam mencegah munculnya penyakit musiman. Yang diakibatkan oleh genangan air.

Gorong-gorong yang tersumbat atau saluran air lainnya yang tidak mengalir dengan baik, bisa menjadi sarang perkembang-biakan nyamuk Aedes aigypti yang menjadi sumber penyakit malaria.

Selain itu, dampak jangka panjang dari tertampungnya limbah cair pada drainase yang bersumber dari rumah tangga itu, juga akan mengakibatkan kurangnya sumber air bersih. Sebabnya, sumber air bersih akan tercemari. Sehingga manusia akan lebih mudah terserang ragam penyakit musiman.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: