Bagaimana Pengaruh Suhu Optimum terhadap Tanaman?

Klikhijau.com – Bagaimana pengaruh suhu optimum terhadap tanaman? Sekadar diketahui bahwa laju pertumbuhan tanaman berjalan pada kecepatan maksimum bila suhu berada pada kondisi optimum (suitable) dan...

Bagaimana Pengaruh Suhu Optimum terhadap Tanaman?
Bacakan Artikel

Proses penuaan mencerminkan perbedaan translokasi  asimilat dari batang ke umbi dan diperlambat dengan menghilangkan tekanan lingkungan, misalnya suhu di atas optimum atau intensitas cahaya lebih dari 1.200 food-candles.

Seperti dijelasnya di awal bahwa hubungan linear antara suhu dengan dengan beberapa proses fisiologis dan morfologis tanaman hanya sampai batas suhu tertentu, atau hanya sampai batas tercapainya suhu optimum.

Hubungan linear antara suhu dengan beberapa proses tanaman terjadi apabila energi selain panas tidak bekerja pada tanaman. Hubungan linear dapat berubah bila tanaman mendapat energi tambahan dari luar tubuhnya yang dapat memengaruhi kegiatan enzimatis atau terjadi stress lingkungan yang menjadi faktor pembatas.

Bila energi untuk melangsungkan pertumbuhan dan perkembangan  tidak terpenuhi, maka tanaman akan mengalami perlambatan dalam proses. Kebutuhan energi untuk perkecambahan lebih besar daripada kebutuhan energy untuk pertumbuhan vegetatif lainnya.

Demikian pula halnya dengan kebutuhan energi untuk tahap pembungaan melebihi kebutuhan energi pada tahap pematangan. Hal ini diduga berkaitan dengan volume kegiatan sel-sel tanaman.

Pada tahap perkecambahan, selain untuk pertumbuhan, energi juga dibutuhkan untuk menembus kulit biji. Kebutuhan energi pada tahap pembungaan ditujukan untuk pertumbuhan vegetative dan digunakan untuk membentuk sel-sel gamet.

Kebutuhan energi yang besar ini dibuktikan suhu optimum untuk tahap perkecambahan dan pembungaan lebih besar daripada suhu optimum untuk tahap lainnya dalam siklus hidup tanaman. Kalau kebutuhan energi panas tidak terpenuhi, maka tanaman tidak dapat berkecambah atau berbunga.

Demikian pembahasan mengenai pengaruh suhu optimum terhadap tanaman, semoga bermanfaat!

*Sumber: Buku “ Agroekologi: Suatu Pendekatan Fisiologis, Hasan Basri Jumin, RagaGrafindo, 1989.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2