Apakah Hak Perempuan untuk Dapatkan Energi Bersih Sudah Terpenuhi?

Klikhijau.com - Energi terbarukan adalah energi yang bersumber dari alam dan secara berkesinambungan dapat terus diproduksi tanpa harus menunggu waktu jutaan tahun layaknya energi berbasis fosil. S...

Apakah Hak Perempuan untuk Dapatkan Energi Bersih Sudah Terpenuhi?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Energi terbarukan adalah energi yang bersumber dari alam dan secara berkesinambungan dapat terus diproduksi tanpa harus menunggu waktu jutaan tahun layaknya energi berbasis fosil.

Sumber alam yang dimaksud dapat berasal dari matahari, panas bumi (geothermal), angin, air (hydropower) dan berbagai bentuk dari biomassa. Sumber energi tersebut tidak dapat habis dan dapat terus diperbarukan.

Definisi energi terbarukan secara sederhana adalah sumber energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang secara alamiah dapat dengan cepat dipulihkan, tidak akan habis dan prosesnya dapat berkelanjutan jika dikelola dengan baik, dengan ragamnya meliputi tenaga matahari (surya), tenaga angin, energi panas bumi (geothermal), dan lain-lain.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat tinggi. Selain potensi yang tinggi, Indonesia juga telah menunjukan komitmennya pada negara-negara di dunia dan internasional untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goal (SDG).

Sumber energi baru dan terbarukan belum jelas arah dan pengelolaannya, sementara sumber daya alam yang tak terbarukan sudah semakin menipis, demikian menurut Annisa Nuril Deanty, Wasekjen Internal DEM Indonesia, Ketua DEM Jember dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat (4/2/2022).

[irp]

Annisa menyebutkan seiring dengan semakin meningkatnya kuantitas dan kualitas kebutuhan penduduk, tuntutan keperluan energi setiap orang juga meningkat. Permintaan daya setiap orang terus naik rata-rata 3,2 % setiap tahun selama 10 tahun terakhir, padahal jumlah penduduk di negeri tercinta ini terus bertambah seperti deret ukur.

"Disamping problem ketercukupan dan keberlanjutan ketersediaan energi berbanding dengan jumlah dan kualitas penduduk yang membutuhkan energi, trend gerakkan global mendorong agar semua negara- negara di dunia segera beralih dari energi fosil ke energi terbarukan. Karena sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi fosil menyumbang pada peningkatan emisi gas rumah kaca yang berpengaruh pada peningkatan panas bumi dan perubahan iklim," jelasnya.

Persoalan keberadaan energi untuk saat ini sebaiknya harus berpihak kepada perempuan. Menurut Annisa perempuan memiliki kepentingan terhadap ketersediaan energi bersih terbarukan, untuk kegiatan domestik maupun publik. Ketersediaan energi bersih terbarukan dibutuhkan di ranah domestik untuk keperluan penyediaan pangan keluarga, air bersih, penerangan, pengoperasian peralatan elektronik rumah tangga dan industri rumah tangga.

Sedangkan ketersediaan energi bersih terbarukan di ranah publik terutama dibutuhkan untuk penerangan jalan umum yang berdampak pada keamanan perempuan."

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2