Anak Muda Makassar Mulai Cemas dengan Dampak Krisis Iklim, Apa Aksimu?

Klikhijau.com – Anak-anak muda di Makassar mulai mencemaskan betapa krisis iklim sedang di depan mata dan semakin nyata. Banjir yang melanda Makassar dan beberapa wilayah di Sulawesi Selatan pada awal...

Anak Muda Makassar Mulai Cemas dengan Dampak Krisis Iklim, Apa Aksimu?
Bacakan Artikel

Pada saat yang sama, tambah Riszky, partisipasi warga dalam mengelola sampah di Makassar belum optimal. Lebih separuh dari sampah yang dihasilkan warga Makassar terbuang bebas di TPA Antang, dibakar dan beberapa lagi terbuang ke laut.

“Ini masalah serius, karena sampah merupakan ancaman nyata saat ini. Banjir yang terjadi, diantaranya juga karena sampah yang belum terkelola maksimal,” jelasnya.

Selain masalah sampah, Riszky juga menyorot minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Makassar. Kabarnya, RTH di Makassar semakin berkurang dan tidak memenuhi prasyarat sebuah kota hijau.

“RTH kita bahkan mengalami penurunan setiap waktu. Kota Makassar sepertinya semakin disesaki gedung-gedung tanpa mempertimbangkan tata ruang yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Kecemasan akan krisis iklim diterangkan Irwan AR dengan sejejer peristiwa-peristiwa tak biasa di Kota Makassar. Ia menyorot bagaimana kota ini dibangun dengan tidak ramah lingkungan. Antara lain semakin punahnya area resapan air akibat pembangunan infrastruktur dan perumahan.

“Dampak krisis iklim pantas kita cemaskan, sebab dampaknya mulai nyata dan terasa. Bisa dibayangkan dalam beberapa tahun ke depan, bumi sepertinya akan kiamat lebih cepat karena krisis iklim,” ungkapnya.

[irp]

Irwan AR mencontohkan bagaimana banjir di Makassar belum lama ini yang katanya hanya ‘genangan’. Faktanya, kata Irwan AR, air yang meluap di kota ini sepertinya tak bisa lagi tertampung di daratan sehingga membanjiri rumah-rumah dan jalanan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: