Adas, Tanaman Herbal Kaya Manfaat dan Cara Budidayanya
Klikhijau.com – Adas (Foeniculum vulgare) merupakan tanaman herbal dari famili Umbelliferae (Apiaceae) yang berasal dari Mediateranea dan Eropa Selatan. Tanaman ini sudah tersebar luas di sejumlah...
Klikhijau.com – Adas (Foeniculum vulgare) merupakan tanaman herbal dari famili Umbelliferae (Apiaceae) yang berasal dari Mediateranea dan Eropa Selatan.
Tanaman ini sudah tersebar luas di sejumlah negara termasuk di Indonesia. Persisnya dapat dijumpai di daerah pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di sejumlah negara di Eropa, Foeniculum vulgare dimanfaatkan sebagai bumbu masak, sedangkan di Indonesia selain sebagai bumbu juga dipakai sebagai campuran ramuan tradisional untuk pengobatan.
Tanaman ini merupakan tumbuhan herba yang memiliki aroma harum dengan berwarna hijau terang dan dapat tumbuh dengan tinggi mencapai dua meter. Daun dari tanaman ini dapat tumbuh hingga ukuran 40 sentimeter dengan bentuk panjang yang menyerupai pita.
Daunnya memiliki segmen terakhir berbentuk rambut dengan lebar sekitar 0,5 mm dan berwarna hijau muda terang, sedangkan daun adas tua memiliki warna hijau gelap.
[irp]
Buahnya berwarna hijau hingga berwarna cokelat ketika sudah mengering. Buah Adas yang berwarna cokelat dan telah mengering ini sering disebut sebagai biji adas (Badgujar et al., 2014; Bermawie etal, 2017).
Pemanfaatan Adas dalam bidang kesehatan berkaitan dengan kandungannya yang tinggi akan asam organik, protein, kolin, trigonelin, dan antiok sidan berupa flavonoid (Badgujar et al., 2014).
Manfaat Adas
Pada penelitian yang telah dilakukan oleh Al-Mofleh et al. (2013) yang melihat efek proteksi buah adas terhadap penyakit gastrointestinal, ditemukan efek proteksi dari adas terhadap ulkus gaster karena tingginya kandungan antioksidan yang dimiliki oleh buah adas. Antioksidan yang dimiliki oleh buah ini adalah flavonoid yang memiliki efek inhibitor pada produksi radikal bebas dan memiliki aktivitas sebagai penangkap radikal bebas atau scavenger activity. Dari kandungan itu, tanaman ini memiliki sejumlah manfaat antara lain: [irp]- Mengobati sakit perut, kembung, mual, muntah dan diare.
- Sakit kuning dan sakit yang beranjak menjadi penyakit lever atau hati.
- Menambah nafsu makan dan dapat meningkatkan daya ingat.
- Dapat mengatasi batuk berdahak dan sesak nafas (asma).
- Melancarkan ASI.
- Meluruhkan protein berlebih di dalam saluran seni.
- Mengatasi susah tidur atau imsomnia.
- Mengatasi pembengkakan saluran sperma, penimbunan cairan di kantung buah zakar dan hernia.
- Mengurangi rasa sakit akibat kencing batu.
- Menghilangkan rematik, batuk, dan rasa haus yang berlebih.
- Menghilangkan keracunan tumbuhan atau jamur.