Apa yang Terjadi jika Nyamuk Musnah dari Muka Bumi?

oleh -1,129 kali dilihat
Apa yang Terjadi Jika Nyamuk Musnah dari Muka Bumi?
Ilustrasi nyamuk/foto-Tribunnews.com
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Nyamuk, sepertinya tak ada yang beternak makhluk kecil pengusik itu di muka bumi ini. Hingga kini, saya belum pernah menemukan tips memelihara nyamuk.

Namun, sebaliknya kita dengan muda menemukan produk membasmi nyamuk. Bahkan beberapa waktu lalu, perusahaan induk Google, yakni Alphabet, melalui anak perusahaannya bernama Verily, menyusun rencana untuk melenyapkan nyamuk dari muka bumi.

Bukan hanya itu, Innisfail perusahaan dari Australia juga mencanangkan program serupa, dan mampu mengurangi populasi nyamuk hingga 80%. Banyak yang kemudian berharap, hal ini bisa diteruskan ke seluruh tempat di dunia agar terbebas nyamuk.

Bagaimana caranya memusnahkan nyamuk? Caranya dengan menyebarkan populasi nyamuk jantan yang sengaja dibikin mandul alias steril sehingga tidak bisa menghasilkan keturunan. Nyamuk jantan ini juga tidak menggigit manusia.

KLIK INI:  Fakta Unik Perihal Wolbachia, Sang Penginfeksi Nyamuk Aedes Aegypti

Kenapa nyamuk hendak dimusnahkan, ini karena menurut WHO, nyamuk adalah salah satu hewan paling mematikan di dunia. Ia mampu membawa dan menyebarkan penyakit ke manusia menyebabkan jutaan kematian.

Bayangkan pada 2015, untuk penyakit malaria saja, nyamuk menyebabkan 438.000 kematian. Demam berdarah di seluruh dunia pun meningkat 30 kali lipat dalam 30 tahun terakhir.

Zika, demam berdarah, chikungunya, dan demam kuning semuanya ditularkan ke manusia oleh nyamuk aedes aegypti. Lebih dari setengah populasi dunia tinggal di daerah di mana spesies ini ada dan berkembang biak.

Apa dampaknya jika nyamuk musnah?

Pertanyaan di atas tentu patut direnungkan. Sebuah studi empat tahun, yang baru dimulai Oktober tahun lalu, coba menyibak siklus hidup beberapa generasi Anopheles gambiae, dari larva hingga dewasa hingga mati.

KLIK INI:  Kulit Gatal Akibat Gigitan Nyamuk? Atasi dengan Obat Alami Ini!

Studi itu juga melacak dengan tepat bagaimana siklus hidup itu bersinggungan dengan kelelawar lokal, ikan, bunga, dan serangga lainn.

Hasil studi tersebut, Jika nyamuk musnah akan berdampak pada populasi kelelawar yang sudah terancam, itu masalah besar, hal yang sama tentu berlaku untuk mata rantai makanan lain.

Sedangkan pakar serangga dari Laboratorium Public Health Entomology University of Kentucky, Grayson Brown, menyatakan jika nyamuk punah, banyak serangga akan kesulitan mendapatkan sumber makanan.

“Larva nyamuk sangat penting dalam ekologi air. Banyak serangga lain serta ikan kecil memakan larva nyamuk,” jelas Brown.

KLIK INI:  Mengenal Capung, Sang Pendekar Ulung Pembasmi Nyamuk dan Indikator Pencemaran

Jika nyamuk musnah dari Bumi, dengan sendirinya akan menghilangkan sumber makanan bagi hewan lain. Ujungnya, menyebabkan jumlah serangga lain menurun. Banyak spesies serangga, laba-laba, salamander, kadal, dan katak akan kehilangan sumber makanan utama.

Sementara sebagian besar burung pemakan nyamuk mungkin akan beralih ke serangga lain yang mungkin muncul dalam jumlah besar untuk menggantikannya. Insektivora lain mungkin tidak melewatkannya sama sekali. Semisal kelelawar kebanyakan memakan ngengat, dan kurang 2% kandungan ususnya adalah nyamuk.

Namun, dalam banyak kasus, para ilmuwan mengakui bahwa “bekas luka” ekologis yang diakibatkan ‘punahnya’ nyamuk akan sembuh dengan cepat karena ceruk itu dipenuhi organisme lain.

KLIK INI:  Mahasiswa dan Produsen Limbah B3 Apresiasi Kinerja PT MHA di Kendari

Dengan banyaknya pilihan makanan pengganti nyamuk di alam, tampaknya sebagian besar pemakan serangga tidak akan kelaparan di dunia yang bebas nyamuk. Tidak ada cukup bukti gangguan ekosistem.

“Jika mengingat begitu berbahayanya nyamuk terhadap kesehatan manusia, sulit untuk menemukan kerugian dari punahnya mereka,” kata ahli ekologi serangga Steven Juliano, dari Illinois State University.

Dunia tanpa nyamuk akan “lebih aman bagi kita” menurut pakar entomologi medis Carlos Brisola Marcondes dari Universitas Federal Santa Catarina di Brasil.

“Penghapusan nyamuk akan membawa kebaikan sangat signifikan bagi umat manusia.”

Hmmm,bagaimana menurutmu jika nyamuk musnah?

KLIK INI:  Bagi yang Punya Balita, Ini Pedoman Pola Hidup dari WHO